Bettor Prediksi Kemenangan Partai Demokrat di Pemilu Paruh Waktu: Bagaimana Emas, Bitcoin, dan Saham Bisa Terpengaruh

Ikhtisar:Kongres Demokrat dapat membentuk ulang pengeluaran, pendanaan perang, aturan AI, dan kekuasaan eksekutif, serta memberikan efek domino bagi pasar.

Pemilih di kedua kubu merasa khawatir dengan apa yang akan dilakukan partai lawan jika menguasai Kongres, menurut survei CNBC. Untuk investor, pertanyaannya adalah bagaimana mayoritas Demokrat bisa mengubah industri minyak, AI, dan risiko kebijakan.

Polymarket memberi peluang 93% Demokrat memenangkan DPR dan 65% untuk Senat. Catatan terbaru dari World Gold Council memetakan empat bidang kebijakan yang bisa dipengaruhi Kongres Demokrat, yang masing-masing berdampak pada emas, Bitcoin, dan saham.

Disponsori

Disponsori

Apakah Kebuntuan Anggaran Membantu atau Merugikan Emas?

Anggaran adalah bidang pertama. Menurut WGC, Kongres Demokrat bisa membatasi kemampuan Gedung Putih mengesahkan RUU yang memperlebar defisit. Edward Jones juga memprediksi kebuntuan politik membuat inisiatif fiskal besar baru menjadi kurang mungkin terjadi.

  • Emas bisa terdampak campuran. Defisit yang lebih kecil bisa mengurangi kekhawatiran fiskal dan meningkatkan permintaan terhadap Treasury serta dolar AS, yang menambah tekanan bagi emas. namun, tekanan untuk menurunkan tarif bisa memotong pendapatan negara dan melebarkan defisit, sehingga mendukung harga emas.
  • Saham: Imbal hasil Treasury yang lebih rendah dapat menopang saham karena biaya pinjaman turun dan nilai saat ini dari potensi laba masa depan naik. Data Edward Jones juga menunjukkan S&P 500 umumnya naik setelah pemilu paruh waktu sejak tahun 1970, tak peduli partai mana yang menang.
  • Bitcoin (BTC)cenderung bergerak berlawanan arah dengan dolar AS. Data Glassnode memperlihatkan korelasi terbalik ini menyentuh level negatif terendah yang pernah tercatat. Maka jika dolar AS menguat akibat defisit lebih kecil, tekanan bagi BTC akan bertambah. Meski demikian, hubungan ini terkadang melemah.

Ikuti kami di X untuk dapatkan update berita terkini secara langsung

Mungkinkah Kongres Meredam Perdagangan Iran?

Bidang kedua, pendanaan perang, menghubungkan pemungutan suara langsung dengan harga minyak. Dalam survei CNBC, 21% Demokrat khawatir Kongres dari Partai Republik akan melanjutkan operasi militer di Iran. Sebaliknya, 11% Republik takut Partai Demokrat akan menghentikan operasi tersebut.

Disponsori

Disponsori

Trump baru-baru ini menegaskan tak akan ada aksi militer terhadap Iran dalam waktu dekat. Dewan menilai Kongres Demokrat bisa membatasi dana perang dan mendorong deeskalasi konflik.

Saat ini, harga minyak menunjukkan arah sebaliknya. Brent diperdagangkan mendekati US$114, dan kenaikan biaya energi memunculkan kecemasan inflasi. Para trader menilai peluang The Fed menaikkan suku bunga Desember sekitar 80%.

  • Emasakan diuntungkan jika terjadi deeskalasi, terang dewan tersebut, karena minyak yang lebih murah bisa meredam ekspektasi inflasi, yield, dan juga dolar AS. Logam mulia ini sempat turun di bawah US$4.000 pada Jumat, terendah sejak pertengahan Juli, dan diperdagangkan di US$4.010,48 pada Senin.
  • Sahamjuga berpotensi naik jika harga minyak lebih murah menekan yield dan kecemasan inflasi.
  • Bitcoinsempat anjlok setelah berita terkait Iran bulan ini, di mana eskalasi bisa membuat harga turun 2% hingga 5% dalam sehari. Kesepakatan yang melemahkan dolar AS bisa membantu. Saat ini BTC diperdagangkan di US$79.894, turun 1,2% dalam 24 jam terakhir.

Apakah Regulasi AI akan Menyerang Saham Teknologi Lebih Dulu?

Kebijakan AI menjadi bidang ketiga. Menurut dewan tersebut, Kongres Demokrat bisa memangkas dukungan federal untuk AI atau memperketat regulasi atas teknologi ini.

Pada survei CNBC, 19% Demokrat khawatir Kongres dari Republik gagal mengatur AI serta data center. Sementara dari kalangan Republik, 6% takut Demokrat justru melakukan regulasi berlebihan.

  • Emasbisa meningkat jika pertumbuhan ekonomi melambat, yield rendah, dan dolar AS melemah.
  • Saham, terutama di sektor teknologi, bisa terkena dampak langsung terbesar, papar dewan tersebut. Investor sudah meragukan apakah pengeluaran besar-besaran untuk hyperscaler akan menguntungkan. Lemahnya saham teknologi juga bisa menggerus kekayaan rumah tangga dan belanja konsumen.
  • Bitcoinmendapat dampak ganda. Dolar AS yang melemah akan membantu, namun jika saham teknologi dijual masal, harga BTC juga bisa ikut turun bersama pasar saham.

Apa yang Terjadi Jika Gedung Putih Memerintah Lewat Perintah Eksekutif?

Bidang terakhir adalah kekuasaan eksekutif, yang sudah dikhawatirkan pemilih sejak awal. Survei CNBC menunjukkan 44% pemilih takut Trump akan melewati batas kewenangan konstitusi; angkanya melompat hingga 74% di antara pendukung Demokrat. Di sisi Republik, 16% khawatir Kongres Demokrat bakal melakukan pemakzulan.

Dewan memperkirakan jika undang-undang terhambat, pemerintah akan lebih banyak mengeluarkan perintah eksekutif dan menggunakan kekuasaan darurat. Konflik di pengadilan dan perubahan kebijakan yang terjadi bisa meningkatkan premi risiko politik.

  • Emasbiasanya diuntungkan oleh ketidakpastian seperti ini, tutur dewan tersebut. Pergeseran ini juga bisa memperkuat minat bank sentral untuk diversifikasi cadangan ke emas.
  • Sahambisa kesulitan jika kondisi kebijakan tak lagi pasti, secara umum ini menurunkan valuasi.
  • Bitcoinjuga menghadapi risiko kekuasaan eksekutif. Sebagian besar aturan kripto saat ini berasal dari SEC dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC), bukan dari Kongres. Di masa depan, komisi baru bisa saja mencabut aturan-aturan ini.

Menurut pembacaan dari dewan, tiga dari empat area cenderung mendukung emas. Untuk Bitcoin, dolar menjadi benang merah utamanya, sedangkan saham sangat bergantung pada yield. Polymarket masih memberi peluang bagi Partai Republik sebesar 8% untuk mempertahankan DPR dan 36% untuk Senat.

Disclaimer

Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
Sebelumnya

Apakah Wallet Passport Aman? Apa Kata Foundation tentang Email Phishing

Selanjutnya

Apakah AI Mengulangi Koreksi Internet Tahun 1998? Dan Niles Berpendapat Demikian