CEO BitMart, Sheldon Lee, membantah tuduhan yang beredar di X sebagai rumor yang dibuat-buat pada hari Senin, hanya beberapa jam setelah sebuah kampanye publik memberinya batas waktu hingga 19 Agustus untuk menjelaskan ke mana dana nasabah pergi.
BitMart mengumumkan penghentian aktivitas trading secara bertahap pada bulan Juli. Banyak pengguna masih melaporkan penarikan yang diblokir, dan mantan karyawan menyebutkan gaji bulan lalu belum terbayar.
Mengapa Pengguna BitMart Ingin Bukti Cadangan Aset
Sebuah akun berbahasa Mandarin dengan nama BitMart 币市 mengunggah permintaan pertanggungjawaban dalam lima poin pada hari Senin. Akun tersebut meminta Lee dan rekannya, Yi Li, untuk mengungkap wallet, aset, liabilitas, dan cadangan yang dapat diverifikasi oleh pihak ketiga.
Akun tersebut juga mempertanyakan siapa yang memberikan perintah pembatasan penarikan. Selain itu, mereka meminta keterangan kapan manajemen pertama kali menyadari platform tak bisa memproses permintaan secara normal lagi.
Tekanan langsung terlihat di on-chain. Penarikan Ethereum melonjak ke level tertinggi sejak 2026 hanya dalam beberapa hari setelah pengumuman, sedangkan BMX ambruk 46% ketika pengumuman itu dirilis.
Disponsori
Disponsori
Pemberitahuan pada 26 Juli tersebut langsung menghentikan deposit dan pendaftaran baru di BitMart. Mereka juga mengubah akun futures ke mode reduce-only, sehingga trader hanya bisa menutup posisi tapi tidak bisa membuka posisi baru.
Pembayaran gaji karyawan menjadi inti keluhan. Menurut akun tersebut, karyawan biasa tidak pernah memutuskan bagaimana dana perusahaan dikelola, jadi mereka tak seharusnya menanggung kerugian dari keputusan itu.
“Biarkan alur dana dapat dilacak dengan jelas. Biarkan pengguna tahu di mana uang mereka berada. Biarkan karyawan mendapatkan gaji yang memang layak mereka terima.”
ujar BitMart di XAncaman Hukum Gantikan Rencana Pembayaran
Lee tidak menjawab tuntutan satu per satu. Sebagai gantinya, ia mengatakan perusahaan telah mengumpulkan bukti dan akan membuat laporan polisi serta mengirim surat melalui pengacara ke X untuk permintaan forensik teknis.
Sheldon | Sumber: X
Ia menambahkan bahwa aset karyawan tidak mendapat prioritas atas aset nasabah. Sementara itu, jawaban yang diberikan tidak menyertakan angka cadangan, total liabilitas, ataupun jadwal pembayaran kembali.
Kampanye ini ingin adanya rencana pembayaran dengan urutan prioritas, tanggal mulai, dan audit independen. Hingga saat ini, BitMart belum merilis salah satu pun dari permintaan tersebut.
Peneliti on-chain, ZachXBT, langsung menanggapi dalam beberapa menit.
“Jika memang ada likuiditasnya, kembalikan saja dana semua orang daripada mengeluarkan pernyataan samar?”
via ZachXBT
Pemberitahuan resmi menetapkan tanggal 26 Agustus sebagai hari trading terakhir dan batas permintaan penarikan yang direkomendasikan. Akses login tetap terbuka hingga 31 Januari 2027.
BitMart menjadi salah satu exchange yang mundur di tahun ini. Analis menilai penutupan ini sebagai langkah penyegaran yang sehat, meskipun pengurangan karyawan di Luno menunjukkan tekanan makin meluas. Sementara itu, regulator Eropa pun membuka peninjauan kustodi di bawah MiCA setelah adanya exchange yang kolaps sebelumnya.
Batas waktu hari Rabu kini menjadi ujian berikutnya. Data cadangan yang bisa diverifikasi akan memberi jawaban dengan cepat, sedangkan pernyataan lain tanpa angka sepertinya tidak akan memuaskan.

