Ketika kelangkaan pasokan yang didorong oleh AI mengguncang pasar tembaga, Freeport-McMoRan (FCX) kini menonjol sebagai saham tembaga terbaik.
Produsen tembaga terbesar di AS diperdagangkan di sekitar harga US$66,50 setelah reli tajam sepanjang tahun ini. Grafik sahamnya menunjukkan pola bullish continuation yang mengarah pada target US$87, dan Wall Street masih memberi rating Strong Buy. Di balik tren ini ada gagasan sederhana, yaitu lonjakan AI membutuhkan jauh lebih banyak tembaga daripada yang bisa disediakan pasar.
Aksi Harga Freeport YTD | Sumber: Yahoo Finance
Disponsori
Disponsori
Apa yang Mendorong Kelangkaan?
Kelangkaan ini sangat parah dan nyata. Harga tembaga mencapai level tertinggi sepanjang masa di COMEX pada 12 Agustus, sementara spread bulan terdepan di London Metal Exchange melebar hingga premi US$370 per ton, tertinggi sejak 2021, dan stok turun selama 42 hari berturut-turut.
The copper market is facing a severe supply squeeze:
The LMEs front-month copper spread surged to a $370 per ton premium on Friday, the widest one-month spread since the 2021 supply squeeze.
This means traders are paying a historic premium for copper available in the near term… pic.twitter.com/SzwIHGTKNp
— The Kobeissi Letter (@KobeissiLetter) August 15, 2026
Dari sisi permintaan, inilah peran AI. Satu data center AI berkapasitas satu gigawatt membutuhkan sekitar 50.000 ton tembaga, dan jaringan listrik yang dibangun untuk menopang boom data center AI butuh lebih banyak lagi. Itulah sebabnya data center saja diproyeksikan menambah ratusan ribu ton permintaan tambahan setiap tahunnya.
Ingin insight serupa? Daftar ke Newsletter Harian Editor Harsh Notariya di sini.
S&P Global dan International Copper Study Group sama-sama menyebut AI dan elektrifikasi sebagai kekuatan yang mendorong pasar pada defisit struktural. Permintaan tembaga yang terus naik ini juga merambah ke pasar aset digital. Lonjakan jangka pendek saat ini juga didukung oleh tarif AS dan pengurangan produksi smelter di Cina, jadi pasokan tembaga sudah ketat secara taktis dan makin ketat karena alasan strategis. Penggerak strategis tersebut adalah AI, dan para produsen yang menguasai pasokan berada di posisi terbaik untuk meraup keuntungan.
Mengapa Freeport Jadi Pemimpin Saham Tembaga
Di antara saham tembaga, Freeport adalah cara terbaik untuk memiliki akses pasokan tembaga lewat saham berkapitalisasi besar. Freeport merupakan produsen tembaga terbesar di AS, dan laba bersih semester pertamanya naik 65% dibanding tahun lalu, didorong tambang-tambang di AS saat harga tembaga menguat.
Newmont, Freeport-McMoRan, AngloGold Ashanti, and Coeur Mining have rotated through the list of highest dollar-volume gold and mining stocks for most of this week.
Today's breakout above $4,200 gold and $62 silver gives all four a fresh catalyst.
Newmont — the world's largest…
— Mining Stocks Today (@MiningStocksHQ) August 6, 2026
Disponsori
Disponsori
Perusahaan tambang juga punya operating leverage, artinya kenaikan harga tembaga 10% bisa mendorong laba lebih besar, karena biaya tambang cenderung tetap sementara pendapatan naik. Inilah alasan squeeze logam biasanya lebih menguntungkan penambang dibanding perusahaan teknologi yang harus membeli logamnya.
Apa Kata Analis tentang Saham Freeport?
Wall Street sangat mendukung. Data TipRanks menunjukkan rating Strong Buy, berdasarkan 10 rekomendasi Buy dan 3 Hold tanpa Sell, dengan target rata-rata 12 bulan di US$75,33 atau sekitar 13% di atas harga sekarang, dan target tertinggi US$82.
Wall Street terhadap Freeport | Sumber: BeInCrypto
Pergerakan terbaru juga condong bullish, dengan Barclays menaikkan target ke US$82 dan Stifel ke US$80 pada akhir Juli. Bill Peterson dari JPMorgan, analis papan atas dengan rekam jejak kuat pada saham ini, mempertahankan rekomendasi Buy di US$77. Dana besar juga mulai masuk. ETF saham penambang tembaga COPX melipatgandakan asetnya menjadi 4 kali lipat dalam enam bulan terakhir berkat arus dana besar, yang jadi tanda para fund manager berebut masuk ke sektor ini.
Apakah Modal Mulai Bergeser dari Teknologi Besar ke Sektor Tambang?
Inilah yang membuat momen saat ini jadi menarik. Pada 4 Agustus, harga tembaga reli karena faktor permintaan Cina dan kekhawatiran pasokan. Selain itu, ETF tembaga CPER naik sekitar 1,3%. Tapi, saham-saham tambang naik lebih tinggi lagi. Southern Copper melonjak 4,98% dan Freeport naik 5,75% dalam satu hari itu.
Perputaran Modal dari Big Tech ke Sektor Tambang | Sumber: BeInCrypto
Sementara itu, bagian pasar yang ramai mulai mendingin. Setelah memimpin pasar sepanjang tahun, sektor semikonduktor mulai mengalami koreksi dari level tertingginya. Pemimpin utamanya, Nvidia, tercatat menampilkan sinyal chart bearish dan bahkan AMD mengalahkan Nvidia dalam hal arus dana. Selain itu, pada 14 Agustus, saham-saham chip memimpin pelemahan pasar dengan Broadcom turun lebih dari 5%.
Indikator sederhana milik BeInCrypto yang membandingkan saham miner tembaga dengan saham teknologi besar memperlihatkan pergeseran ini. Indeks ini berada di titik terendah pada pertengahan Juli, lalu menembus di atas garis tren dan terus memberikan sinyal rotasi ke miner sepanjang Agustus.
Rotasi Miner vs Big Tech: TradingView
Pada panel grafik, panah hijau ke atas menandakan setiap peralihan menuju miner dan panah merah ke bawah setiap perpindahan kembali ke saham teknologi. Setelah beberapa bulan didominasi warna merah, sinyal tetap hijau, saat tekanan pasokan tembaga semakin tajam.
Aksi Harga Bulanan FCX: Google Finance
Freeport bergerak sejalan dengan tren ini, naik lebih dari 10% selama sebulan terakhir. Sebagai perbandingan, Futures Tembaga hanya naik sekitar 6%.
Apa Kata Chart Freeport?
Secara teknikal, pola yang terbentuk mendukung cerita tersebut. Freeport melonjak sekitar 27% dari titik terendah 17 Juli ke puncaknya pada 10 Agustus. Selanjutnya, harga bergerak dalam konsolidasi menurun yang ketat. Volume penjualan kini mulai menurun, yang biasa menjadi ciri kondisi bull flag dan pole klasik.
Pola Freeport: TradingView
Harga penutupan harian di atas US$68 akan mengonfirmasi breakout dan, dengan pergerakan yang diukur, proyeksi pole sekitar 27% mengarah ke US$87. Level bawahnya berada di US$65, dan jika harga turun di bawah US$63, pola flag-nya gagal dan setup bisa mendingin menuju US$58.
Analisis Harga Freeport: TradingView
Pandangan Analis:Prospek saham tembaga memang sangat kuat, dan FCX mendapat pengakuan Wall Street. Rekomendasi Strong Buy dan potensi kenaikan sekitar 13% menuju target rata-rata adalah validasi terbaiknya. Namun, level US$87 adalah target maksimal menurut chart. Risiko utamanya adalah sebagian reli ini disebabkan oleh trader yang bergerak lebih dulu sebelum tarif tembaga AS diberlakukan. Tembaga sangat siklikal sehingga keseluruhan analisis ini membutuhkan Freeport agar bisa menembus US$68 terlebih dahulu.
Bagi investor yang mempertimbangkan emas, perak, atau tembaga, logam dengan dorongan AI paling jelas mungkin adalah yang sudah mengalami tekanan pasokan. Jika tembus US$68, sektor pertambangan bisa mengungguli saham chip untuk sementara waktu.

