Kaum Ultra-Kaya Kini Takut Inflasi. Apa yang Mereka Beli?
Inflasi kini menjadi perhatian utama bagi family office, namun saham tetap menjadi tujuan favorit mereka untuk penempatan modal baru. Sekitar 46% family office meningkatkan eksposur ekuitas publik dalam setahun terakhir, menurut Laporan Global Family Office 2026 dari Citi Wealth. Survei ini melibatkan 351 family office di 41 negara. Untuk satu tahun ke depan, 37% berencana menambah ekuitas pasar maju, sedangkan hanya 3% yang menargetkan aset digital. Inflasi Naik ke Daftar Kekhawatiran Saat Saham Tetap Jadi Incaran Dana Laporan Citi menunjukkan 63% responden menyebut inflasi sebagai kekhawatiran utama mereka, meningkat dari 37% pada tahun 2025. Kekhawatiran soal tarif, yang tahun lalu menempati peringkat teratas, turun menjadi 18% dari sebelumnya 60%. Namun, kekhawatiran tersebut tidak mendorong aksi jual ekuitas. Survei memperlihatkan bahwa hanya 12% family office yang mengurangi eksposur ekuitas publik dalam 12 bulan terakhir. Peningkatan bersih alokasi saham publik juga tercatat 23 poin persentase lebih besar dibanding survei 2025. Dalam 12 bulan ke depan, hanya 5% family office yang berencana memangkas alokasi mereka ke saham pasar maju global. Disponsori Disponsori Alexandre Monnier, head of family office advisory di Citi Wealth, mengungkapkan kepada CNBC bahwa alokasi belum berubah sebesar kekhawatiran inflasi. “Saya rasa family office kini semakin canggih dan melihat manajemen risiko sebagai sesuatu yang lebih aktif, sehingga mereka tetap bisa









