Ethereum (ETH) mencatat sekitar 169.770 koin keluar dari exchange secara arus bersih menurut Santiment. Ini menjadi hari outflow terbesar dalam lebih dari 4 bulan terakhir, pola yang terakhir kali muncul sesaat sebelum reli di bulan Juni.
Lebih sedikit koin di exchange biasanya berarti pasokan yang siap dijual makin terbatas. Tapi, exchange-traded fund (ETF) Ethereum spot AS telah mencatat arus keluar dana hingga US$1,18 miliar selama Oktober, sehingga pembeli belum berdatangan.
Santiment Soroti Reli Ethereum pada 5 Juni
Santiment menghubungkan lonjakan outflow terbaru ini ke 5 Juni, ketika sekitar 223.800 ETH keluar dari exchange. Pada hari itu, ETH turun ke harga terendahnya sejak April 2025.
Arus keluar tersebut menandai titik beli lokal, karena harga cepat pulih. Meski begitu, pihak Santiment mengingatkan bahwa sejarah tidak menjamin peristiwa serupa akan terulang.
Jika arus keluar besar terus terjadi sementara ETH bertahan di level saat ini, Santiment menyebutkan pasokan bakal makin menguntungkan pembeli. Tetapi, data dana ETF menunjukkan banyak pembeli masih menunggu.
Dana ETF dan Pembeli AS Tetap Menjauh
Exchange-traded fund (ETF) Ethereum spot AS mencatat arus keluar bersih pada 14 dari 16 hari trading di bulan Oktober menurut SoSoValue.
Pencairan itu totalnya mencapai US$1,18 miliar hingga 22 Oktober. Dalam periode yang sama, total aset bersih turun ke US$14,57 miliar, terendah sejak 21 Agustus.

Arus bersih harian ETF spot Ethereum | Sumber: SoSoValue
Pembeli di Coinbase juga nampak ragu. Indeks Coinbase Premium menurut CryptoQuant mencatat -0,134 setelah turun sepanjang Oktober.
Angka negatif menunjukkan harga ETH di Coinbase lebih rendah dibandingkan Binance, biasanya menandakan rendahnya permintaan dari AS.

Indeks Coinbase Premium Ethereum | Sumber: CryptoQuant
Jumlah kas di seluruh exchange juga menurun. BeInCrypto melaporkan cadangan stablecoin di exchange utama telah menyusut sejak April, sehingga makin sedikit uang segar untuk membeli saat harga turun.
Jarak antara pasokan yang menipis dan permintaan yang masih ragu-ragu ini membagi pendapat analis tentang ke mana ETH akan bergerak.
Di Mana Analis Perkirakan Ethereum Akan Menemukan Titik Keseimbangan
ETH diperdagangkan di US$2.377,29 pada waktu publikasi, turun 1,03% dalam 24 jam terakhir. Angka ini masih di bawah US$2.400, yang Santiment sebut sebagai pivot terdekat.

Performa harga Ethereum | Sumber: BeInCrypto Markets
Kenaikan berkelanjutan di atas US$2.500 akan memperkuat sinyal pembalikan tren, menurut Santiment. Jika ETH turun di kisaran US$2.330, potensi itu makin lemah.
Analis Ted Pillows menetapkan standar lebih tinggi untuk mengonfirmasi perubahan tren.
$ETH tapped the $2,350-$2,360 support zone and is now bouncing back.
Overall momentum is still weak for Ethereum and it won't change until it reclaims $2,550.
— Ted (@TedPillows) October 23, 2026
Sementara itu, Michaël van de Poppe justru melihat area di bawah garis US$2.330 dari Santiment sebagai peluang masuk. Dia memprediksi harga akan menembus harga tertinggi baru setelah koreksi selesai.
“Saya akan maksimal melakukan pembelian di bawah US$2.300 karena saya pikir harga akan cepat berbalik,” komentar analis tersebut.
Di sisi lain, analis Ash Crypto menyoroti pola inverse head and shoulders yang bullish di grafik mingguan. Dia menambahkan, jika pola ini berhasil, potensi naiknya bisa signifikan.
Jika outflow terus berlanjut dan ETH bertahan di atas US$2.330, perbandingan situasi dengan bulan Juni bisa tetap relevan. Jika ETH turun, maka area di bawah US$2.300 yang jadi incaran van de Poppe berpeluang tercapai.

