Summary
- Tether akan menyediakan infrastruktur tokenisasi untuk aset real estat institusional di Arab Saudi.
- Inisiatif ini memberikan Tether pijakan di negara Timur Tengah yang mengejar modernisasi keuangan di bawah program Vision 2030-nya.
- First Data akan bertindak sebagai penerbit dan operator pasar, sementara BKN301 akan menghubungkan platform dengan sistem perbankan dan kepatuhan.
Tether, yang paling dikenal sebagai penerbit USDT, stablecoin yang paling banyak digunakan di dunia, adalah memperluas dorongannya ke dalam tokenisasi aset dunia nyata untuk menghadirkan aset properti kelas institusional ke blockchain di Arab Saudi.
Perusahaan tersebut mengatakan pada hari Kamis bahwa platform tokenisasi mereka, yang diberi nama Hadron, akan menyediakan teknologi untuk menerbitkan dan mengelola aset real estat yang ditokenisasi bagi investor institusional di negara tersebut. Tether bekerja sama dengan mitra Saudi, First Data dan perusahaan fintech BKN301 dalam upaya ini.
Model operasional tersebut nantinya dapat diperluas tidak hanya pada sektor real estat tetapi juga ke energi, pembiayaan infrastruktur, dan aset dunia nyata lainnya, kata para perusahaan tersebut.
Pengumuman ini menandai upaya terbaru Tether untuk memperluas jangkauannya melampaui stablecoin ke dalam tokenisasi, sebuah aplikasi blockchain yang berkembang pesat di bidang keuangan. Perusahaan ini meluncurkan Hadron pada tahun 2024 untuk menyederhanakan tokenisasi aset dan juga merupakan penerbit dari penawaran emas tokenized terbesar, XAUT senilai $2,6 miliar.

