Harga emas dan perak melonjak lebih dari 2% pada hari Senin setelah perkembangan tak terduga dalam pembicaraan damai AS-Iran membuat harga minyak turun.Akan tetapi, Bitcoin justru melemah dan turun ke zona US$76.000.
Menurut Reuters, para negosiator Iran telah meninggalkan pembicaraan dengan mediator Qatar pada hari Minggu, tapi proposal perdamaian terbaru sedang beredar.
Pemerintah Teheran menyebut rencana tujuh langkahnya sekarang bisa dijalankan dalam dua hari, dan berpotensi membuka kembali Selat Hormuz jika Washington mencabut blokade di pelabuhan Iran.
Disponsori
Disponsori
Menlu Iran Abbas Araqchi menggambarkan konsultasi tersebut sebagai “sangat intensif.”
Tapi, Trump menolak proposal sebelumnya, dan sumber Iran masih menganggap serangan AS lebih mungkin terjadi daripada tercapai kesepakatan.

Mengapa Harga Minyak Turun Bisa Mendorong Emas dan Perak Naik
Harga minyak turun lebih dari 6% setelah adanya perkembangan diplomatik ini. Emas mengalami rebound usai Oktober terburuk sejak 2008, sedangkan harga perak kembali menembus US$50.
Salah satu perkiraan pasar menilai sebagian rebound emas sebelumnya nilainya sebesar US$428 miliar dalam bentuk keuntungan di atas kertas, bukan investasi baru.
Disponsori
Disponsori
Pergerakan ini menunjukkan minyak kini menjadi pendorong utama pergerakan logam mulia dalam jangka pendek.
Energi yang lebih murah menurunkan kekhawatiran inflasi, sehingga tekanan terhadap The Fed untuk menaikkan suku bunga juga berkurang. Ekspektasi suku bunga yang lebih rendah membuat emas jadi lebih menarik, sebab investor tidak perlu banyak berkorban pendapatan bunga saat memegang emas. Perak pun ikut mendapat manfaat dalam situasi seperti ini.
Kesepakatan damai Iran yang bertahan dapat mendukung pemulihan emas dan perak lebih lanjut, asalkan harga minyak tetap turun dan ekspektasi kenaikan suku bunga terus berkurang.
Namun, hubungan ini tidak selalu pasti. Pergerakan yield obligasi dan nilai dolar juga tetap penting.
BREAKING: Over $430 BILLION has been added to gold and silver after Irans Supreme Leader authorized the government to advance negotiations with the US to end the war. pic.twitter.com/aYmMUjUNAE
— Bull Theory (@BullTheoryio) November 2, 2026
Pasar masih memperkirakan peluang 77% The Fed akan menaikkan suku bunga pada bulan Desember.
Pendukung emas Peter Schiff secara terpisah menuduh Trump telah memanipulasi harga minyak, meskipun ia tidak memberikan bukti.
Mengapa Bitcoin Gagal Ikut Reli
Bitcoin belum menunjukkan reaksi positif yang bertahan terhadap sinyal damai sebelumnya. Ditambah lagi, Bitcoin masih mencoba pulih dari peretasan Binance senilai US$6,3 miliar, yang diikuti oleh arus keluar ETF Bitcoin sebesar US$643 juta.
Glassnode memperkirakan bahwa pembeli Bitcoin dari ETF dan korporasi masuk di harga rata-rata sekitar US$80.000 hingga US$81.500.
Dengan harga Bitcoin yang kini di bawah rentang tersebut, banyak investor mengalami kerugian belum terealisasi, sehingga makin menambah tekanan di pasar yang sudah waspada.
Hal yang Perlu Diwaspadai Investor Selanjutnya
- Negosiasi Iran:Kesepakatan damai bisa membuat harga minyak semakin turun, sementara serangan militer baru bisa membalikkan tren tersebut.
- Pemilu Paruh Waktu AS pada hari Selasa:Hasil pemilu ini dapat memengaruhi langkah Washington terhadap Iran.
- Laporan ketenagakerjaan AS pada hari Jumat:Data perekrutan tenaga kerja yang kuat bisa memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, sehingga mengancam pemulihan harga logam mulia.

