XRP Tunjukkan 2 Sinyal Bullish On-Chain Menuju Agustus

Ikhtisar:XRP naik lebih dari 3,8% pada Juli, mengakhiri tren turun dua bulan, meski masih kalah dari Bitcoin dan Ethereum. Dua sinyal on-chain menunjukkan tekanan jual mulai mereda: arus masuk XRP ke Binance turun ke rekor terendah sekitar 3,6 juta XRP per bulan, dan transaksi penarikan mencapai 55,6% aktivitas di Binance serta 54% di seluruh bursa, sementara deposit turun ke level terendah dalam beberapa tahun. Namun metrik ini hanya menghitung transaksi, bukan volume atau arus bersih, sehingga belum menegaskan akumulasi. Secara historis, Agustus menjadi bulan paling datar bagi XRP dengan rata-rata pengembalian 0,43% dan empat tahun berturut-turut tutup merah. Permintaan institusional juga masih kecil: ETF XRP spot hanya mencatat arus masuk bersih sekitar US$19,6 juta sepanjang Juli. Kinerja XRP pada Agustus akan bergantung pada apakah permintaan bisa kembali muncul di tengah pola musiman yang lesu.

XRP (XRP) naik lebih dari 3,8% di bulan Juli, mengakhiri tren penurunan selama dua bulan. Meski begitu, token ini masih tertinggal dibandingkan aset kripto berkapitalisasi besar lain, karena Bitcoin (BTC) mencatat kenaikan sekitar 9% dan Ethereum (ETH) sekitar 20%.

Memasuki bulan Agustus, ada dua sinyal on-chain yang menunjukkan tekanan jual mulai mereda. Namun, secara historis bulan ini justru kurang memberikan dukungan bagi XRP, dan permintaan institusional lewat ETF juga masih kecil.

Data Exchange XRP Menunjukkan Penjual Mulai Mundur

Dalam sebuah unggahan di X, analis Darkfost menerangkan bahwa arus masuk XRP ke Binance telah turun ke rekor terendah. Menurut analis tersebut, rata-rata arus masuk bulanan ke exchange tersebut kini hanya sekitar 3,6 juta XRP.

Angka itu masih signifikan dalam jumlah mutlak, namun menjadi arus masuk bulanan paling rendah yang pernah tercatat. Darkfost mengungkapkan, tren ini mengindikasikan para holder XRP kini kurang berminat memindahkan token ke exchange untuk dijual, sehingga tekanan jual pun mulai jenuh.

Ia juga menambahkan, tekanan jual yang berkurang bisa membantu XRP membentuk support harga lebih kuat di atas US$1.

Disponsori

Disponsori

“Menarik untuk ditunggu, apakah benar-benar akan muncul rebound permintaan setelah adanya jeda tekanan jual ini. Kondisi ini nampaknya memang dibutuhkan agar tren bullish berkelanjutan bisa terjadi,” tambah analis tersebut.

Arus Masuk XRP di Binance | Sumber: X/Darkfost

Ikuti kami di X untuk menerima berita terbaru secara langsung

Di sisi lain, analis on-chain lainnya melaporkan lonjakan tajam penarikan XRP dari exchange. Transaksi penarikan menyumbang 55,6% dari aktivitas XRP di Binance dalam tujuh hari terakhir hingga 31 Juli, atau angka tertinggi sejak Februari 2021.

Di seluruh exchange terpusat, angkanya mencapai 54%, sehingga perubahan perilaku ini tidak hanya terjadi di satu platform saja.

Sebaliknya, transaksi deposit justru turun. Persentase deposit di Binance turun ke 44,3%, sementara dari seluruh pasar turun menjadi 45,95%. Keduanya merupakan level terendah dalam beberapa tahun terakhir.

Metrik ini melacak jumlah transaksi, bukan volume XRP atau arus bersih token. Artinya, indikator tersebut hanya menandai adanya perubahan struktural di perilaku exchange, namun tidak cukup untuk menegaskan adanya akumulasi token.

Musim Agustus dan Arus ETF Membayangi Prospek

Walaupun begitu, sejarah belum banyak memberikan kenyamanan bagi pembeli. Agustus menjadi bulan paling datar bagi XRP, dengan rata-rata pengembalian hanya 0,43%, dan sudah menutup bulan ini dengan warna merah selama empat tahun berturut-turut. Pola musiman ini berkebalikan dengan Juli, di mana XRP selalu hijau setiap tahun sejak 2020.

Pengembalian Bulanan XRP | Sumber: CryptoRank

Minat institusional juga belum bisa jadi penyeimbang. Menurut data SoSoValue , ETF XRP spot hanya menarik sekitar US$19,6 juta arus masuk bersih sepanjang 21 hari perdagangan Juli. Di 11 hari selama Juli, arus netral bahkan nol, dan pada 1 serta 8 Juli, tercatat arus keluar cukup besar.

Data on-chain menunjukkan para penjual sebagian besar sudah mundur di area di atas US$1. Kini yang akan menentukan kinerja XRP pada bulan Agustus nantinya adalah apakah ETF yang lesu dan pola pasar yang historisnya sepi tetap memperbolehkan permintaan kembali muncul.

Langganan kanal YouTube kami untuk menonton para pemimpin dan jurnalis membagikan wawasan ahli mereka

Disclaimer

Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
Sebelumnya

Citi Pangkas Target Coinbase 41% dan Tetap Beri Rekomendasi Buy

Selanjutnya

Perpetual RWA akan melampaui tokenisasi