Mantan Banker Katakan Investasi AI Sebenarnya Bukan di Chip, tapi di Listrik: 4 Saham yang Perlu Dicermati
Analis dan mantan bankir, Felix Prehn, menerbitkan sebuah thread pada 24 Agustus yang mengemukakan bahwa sebagian besar investor ritel melewatkan keuntungan sebesar 500% hingga 1.000% yang sudah terjadi di Palantir, Intel, dan Seagate. Sekarang, dia menyoroti empat perusahaan yang menurutnya berada di titik kendala utama kecerdasan buatan: listrik. Artikel ini bukan saran keuangan. Harga saham dapat berubah-ubah, kinerja di masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan, dan para pembaca sebaiknya melakukan riset sendiri atau berkonsultasi dengan penasihat berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun. Disponsori Disponsori Mengapa Perusahaan Energi Menjadi Pilihan Baru untuk AI Teori Prehn berfokus pada kekurangan struktural, bukan narasi spekulatif. Perusahaan Big Tech menandatangani kontrak jangka panjang untuk mengamankan kapasitas pembangkit nuklir dan pembangkit jenis lain, sementara ratusan miliar dolar terus mengalir ke chip dan pembangunan data center. If you missed Palantir at $20, Intel at $45 or Seagate at $95, youre not alone. Each stock ran 500-1000% in the next 12 months, and most retail investors missed it. I went hunting for the next stocks that could go on a similar run as these, and came across these 4:???? — Felix Prehn ???? (@felixprehn) August 24, 2026 Tanpa pasokan listrik yang andal dan bersih, menurutnya, pengeluaran tidak bisa sepenuhnya diwujudkan menjadi kapasitas operasional. Keempat perusahaan di bawah









