Bitcoin Kehilangan Support Utama Menjelang Akhir Pekan, Apakah Pergerakan Besar Akan Terjadi?

Ikhtisar:Volatilitas Bitcoin menyebabkan harga melepas SMA 50-hari karena adanya klaster likuidasi, leverage, dan arus keluar ETF yang mengindikasikan akhir pekan yang volatil.

Bitcoin (BTC) terpantau tutup di bawah simple moving average (SMA) 50 hari untuk pertama kalinya sejak Agustus. Di saat yang sama, volatilitas Bitcoin terus mengecil jelang akhir pekan.

Klaster likuidasi, kenaikan leverage, serta arus keluar ETF yang baru menandakan bahwa pergerakan harga yang berlarut sebulan ini bisa segera breakout. Secara keseluruhan, data mengarah pada tren penurunan.

Volatilitas Bitcoin: Kehilangan SMA 50 Hari

Bitcoin diperdagangkan di harga US$81.715, turun 0,39% dalam 24 jam terakhir. Pada grafik harian, BTC kehilangan SMA 50 hari (panah merah) setelah kembali ditolak di dekat US$85.000.

Disponsori

Disponsori

Breakdown ini mengakhiri satu bulan pergerakan harga yang fluktuatif antara kisaran US$81.000 dan US$85.000. Selama periode itu, naik turun harga yang tajam membuat posisi long dan short sama-sama terlikuidasi tanpa terbentuk tren yang jelas.

Candle pada 22 Oktober mencatat volume penjualan terbesar sepanjang bulan ini. Akibatnya, level 0,618 Fibonacci di US$82.614 kini menjadi resistance baru.

Grafik harian BTC | Sumber: Tradingview

Pada saat yang sama, Bollinger Bands kini menyempit dengan rentang sekitar US$6.000. Sebagai perbandingan, pada periode ekspansi Agustus lalu lebarnya mencapai sekitar US$30.000.

Awal pekan ini, band tersebut mencatat posisi tersempit dalam sekitar 2,5 tahun terakhir. Secara historis, penyempitan semacam ini kerap diikuti lonjakan volatilitas yang tajam.

namun, Bollinger Bands sendiri tidak memberi kepastian arah. Karena itu, jebolnya SMA 50 hari meningkatkan peluang koreksi lebih lanjut.

Klaster Likuidasi Siapkan Pergerakan di Akhir Pekan

Data dari Coinglass menunjukkan klaster likuidasi terbesar di Binance berada di antara US$82.500 dan US$82.650. Klaster ini sekitar 1% di atas harga saat ini dan tumpang tindih dengan level 0,618 Fibonacci.

Disponsori

Disponsori

Di bawahnya, posisi berleverage menumpuk di dekat US$80.850 dan kembali di sekitar US$80.000. Awal bulan ini, BTC sempat turun mendekati US$80.400 ketika lebih dari US$1 miliar posisi terlikuidasi.

Volatilitas Bitcoin dan heatmap likuidasi Binance | Sumber: Coinglass

Binance memegang sekitar 20% dari total Open Interest, jadi peta ini hanya mencakup sebagian pasar saja. Kendati begitu, klaster-klaster tersebut menandai level di mana order paksa bisa jadi mempercepat pergerakan harga.

Leverage juga terus meningkat di dalam kisaran ini. Open Interest kini di angka US$54,09 miliar, dan funding rate OI-weighted tetap positif di 0,0068%. Posisi long masih membayar biaya untuk mempertahankan posisi mereka.

Funding telah menurun dari sekitar 0,010% di awal pekan ini, menandakan sebagian leverage berlebih sudah tersapu. Meski begitu, mayoritas posisi masih belum beralih ke sisi short yang biasanya menjadi bahan bakar short squeeze dalam waktu panjang.

Kondisi ini membuka peluang terjadinya swept singkat ke US$82.600, lalu diikuti gelombang likuidasi long yang terlambat masuk. Pergerakan ini bisa saja makin kuat di akhir pekan.

Futures CME dengan nilai Open Interest sebesar US$9,36 miliar akan tutup di akhir pekan, begitu juga dengan ETF Bitcoin spot AS. Dengan begitu, harga bakal lebih banyak dipengaruhi oleh pasar perpetual lepas pantai yang punya likuiditas lebih tipis.

Arus Keluar ETF Perlemah Peluang Harga Naik

Permintaan institusional juga mulai melemah. ETF Bitcoin spot AS mencatat arus keluar bersih sebesar 3.964 BTC pada 22 Oktober, setara dengan sekitar US$322 juta, menurut data Glassnode.

Aliran bersih ETF spot AS dalam BTC | Sumber: Glassnode

Penarikan itu terjadi setelah dua hari arus masuk besar yang mendorong harga mendekati US$85.000. Secara historis, setiap reli besar sepanjang tahun ini selalu ditopang arus masuk beruntun selama beberapa hari.

Reksa dana ini sudah mencatat beberapa kali arus keluar sepanjang Oktober. Tanpa pembelian baru, permintaan spot akan kesulitan menyerap gelombang likuidasi leverage.

Volatilitas Bitcoin dan Prediksi Harga Mengarah ke Support Bull Market

Penutupan harian di bawah US$81.000 bisa membuka jalan ke level Fibonacci 0,5 di US$77.876. Level ini sekitar 4,6% lebih rendah dari harga sekarang.

Di bawahnya terdapat support bull market, yang berada pada rentang 21-week exponential moving average (EMA) di US$76.700 — 20-week SMA di US$72.500.

Level Fibonacci 0,382 di US$73.139 memberikan konfirmasi tambahan di dekat batas bawah. Benjamin Cowen, anggota Dewan Pakar Market Intelligence BeInCrypto, juga menyoroti risiko yang sama.

Pergeseran ke dalam area tersebut belum tentu mengakhiri tren naik yang lebih luas. namun, penutupan mingguan di bawah US$72.500 bisa menguji struktur bull market.

Di sisi lain, jika harga bertahan di atas US$82.600, hal ini bisa memicu reli ke arah US$85.000. Penutupan harian di atas US$84.000 akan membatalkan struktur bearish.

Untuk saat ini, data menunjukkan bahwa akhir pekan ini akan berlangsung volatil, bukan tenang, dengan penjual masih memegang kendali.

Disclaimer

Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
Sebelumnya

Grayscale Ungkap 10 Aset Kripto Teratas untuk Imbal Hasil dan Profit

Selanjutnya

Harga Minyak Mendekati Level Tertinggi Tahunan: Apakah Crash Saham dan Kripto akan Terjadi?