Saham AS turun untuk sesi ketiga berturut-turut pada hari Rabu. Kenaikan yield Treasury dan lonjakan harga minyak kembali membebani sentimen pasar.
Dow Jones Industrial Average turun 405,41 poin atau 0,77% ke 52.380,66. S&P 500 melemah 0,48% ke 7.636,36. Nasdaq Composite turun 0,64% ke 26.253,34.
Buyback Treasury Dorong Yield Lebih Tinggi
Departemen Treasury mengumumkan akan melipatgandakan buyback obligasi jangka panjang menjadi US$6 miliar. Langkah ini tidak berhasil menghentikan yield 10 tahun naik menjadi 4,84%, yang merupakan level tertingginya sejak November 2023.
Disponsori
Disponsori
Yield Treasury 10 tahun semakin mendekati 5%. Sumber Gambar: CNBC
Beberapa trader sempat berharap buyback akan lebih besar lagi. Peter Boockvar dari The Boock Report ujar ekspektasi Wall Street bahkan mencapai US$7 miliar hingga US$8 miliar.
Thomas Martin dari Globalt Investments menyoroti situasi sentiment yang tidak biasa.
“Jika melihat sentimen pasar saham, saat ini berada di level ekstrem. Di sisi lain, sentimen untuk kenaikan suku bunga juga berada di titik ekstrem. Kedua hal ini seharusnya tidak bisa bertahan bersamaan terlalu lama.”
ujar Martin, CNBC
Harga Minyak Lanjut Naik karena Ketegangan Iran
Brent crude ditutup naik 3,36% ke US$101,21 per barel, menjadi penutupan tertinggi sejak Mei. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) naik 3,25% ke US$96,05.
Meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran telah memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi dari Timur Tengah. Tekanan ini menambah beban pasar obligasi yang sudah tertekan akibat ketidakpastian ini.
Kekhawatiran serupa bahkan membawa indeks saham Asia turun di awal bulan ini. Serangan terpisah pun sempat mendorong harga minyak ke level tertinggi beberapa pekan saat itu.
Martin mengungkap, pergerakan harga menuju US$120 per barel akan membuat pasar benar-benar fokus. Namun, reli pada hari Rabu ini belum menyentuh level tersebut.
Penurunan yang terjadi mengikuti hari terburuk Dow dalam hampir tiga minggu pada Selasa lalu. Sesi tersebut menjadi pembuka pekan yang lebih singkat karena penutupan pasar saat Labor Day pada Senin.

