Grayscale Sebut 3 Aset Kripto yang Bisa Diuntungkan dari Pertumbuhan AI

Ikhtisar:Grayscale menyoroti Pearl, USD.AI, dan DATA Network dalam sebuah catatan AI. Pearl naik 528% dalam 90 hari, sedangkan DATA Network turun 42%.

Ledakan AI menciptakan permintaan besar untuk data pelatihan dan komputer mahal yang menjalankannya. Grayscale telah mengidentifikasi tiga aset kripto yang menargetkan kebutuhan yang terus meningkat ini. Namun, harga aset kripto tersebut memperlihatkan kisah yang sangat berbeda.

Pada catatan riset 23 Oktober, Kepala Riset Grayscale Zach Pandl menyoroti DATA Network (DATA), USD.AI (CHIP), dan Pearl (PEARL).

Setiap proyek menyasar bagian infrastruktur AI yang berbeda, mulai dari menyediakan data pelatihan hingga mendanai chip komputer, serta mendapatkan pendapatan dari kekuatan komputasi.

Crypto projects part of the AI buildout:$DATA → Licensing and verifying AI training data.$CHIP → Financing GPU hardware through onchain loans.$PEARL → Merging proof-of-work with AI compute, letting miners earn rewards while powering…

— Grayscale (@Grayscale) October 23, 2026

1. DATA Network (DATA): Menjual Data yang Dibutuhkan AI

Model AI belajar dari gambar, video, dan rekaman suara. DATA bertujuan mengumpulkan materi tersebut dengan izin, melisensikannya untuk pengembang AI, serta memberi imbalan kepada para kontributor.

Pada 12 Oktober, Sui Foundation mengumumkan investasi senilai US$30 juta di jaringan ini. DATA juga berencana melakukan migrasi ke Sui, dengan memindahkan token eksisting secara satu lawan satu.

Meski begitu, investor belum banyak mendapatkan angin segar. DATA turun 42,07% dalam 90 hari ke US$0,15243, termasuk penurunan 34,65% selama sebulan terakhir.

Grafik Harga Data Network | Sumber: BeInCrypto2. USD.AI (CHIP): Mendanai Chip AI yang Mahal

AI membutuhkan GPU yang sangat kuat. USD.AI membantu perusahaan komputasi meminjam dana dengan jaminan hardware ini dan pendapatan masa depannya, memakai pool pinjaman berbasis blockchain.

Pada bulan Agustus, Bullish mengumumkan fasilitas pembiayaan senilai US$100 juta guna mendukung pinjaman GPU USD.AI.

CHIP menguat 47,98% dalam 90 hari ke US$0,04386, meski nilainya masih sekitar 69% di bawah puncaknya di bulan April.

3. Pearl (PEARL): Membuat GPU Menghasilkan Dua Kali Lipat

Pearl menawarkan ide memanfaatkan kapasitas komputasi yang sama untuk menjalankan aplikasi AI dan mining di blockchain. Penyedia jasa dapat menerima pendapatan dari AI sekaligus memperoleh token sebagai imbalan atas perannya dalam mengamankan jaringan.

PEARL jadi aset kripto dengan performa paling gemilang, melonjak 528,24% selama 90 hari ke US$2,00. Namun, harganya sudah koreksi sekitar 19% sejak rekor US$2,46 pada 21 Oktober.

Pasokan juga menjadi risiko. Diperkirakan sekitar 1,2 juta token baru masuk sirkulasi setiap hari, sementara valuasi fully diluted-nya mencapai US$4,2 miliar—jauh melampaui market cap sebesar US$713 juta.

PEARL Naik Lebih dari 240% Sejak Awal Tahun | Sumber: CoinGecko

Grayscale menilai semua proyek ini punya potensi, meskipun keberhasilannya masih belum pasti.

“Relevansi jangka panjang mereka akan sangat bergantung pada adopsi dan daya saing ekonomi. Kami masih terus memantau perkembangan proyek-proyek ini,” papar Pandl.

Disclaimer

Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
Sebelumnya

Bitcoin Hadapi Akhir Pekan Penentu saat Ketakutan Crash Pasar Meningkat

Selanjutnya

Saham American Express Mengejutkan meski Pendapatan dan Laba Positif