Update Peretasan Bitget: XRP, Bitcoin, dan Kaitan Korea Utara

Ikhtisar:Chainalysis mengaitkan peretasan Bitget senilai US$387 juta dengan Korea Utara, sehingga total pencurian aset kripto negara tersebut pada tahun 2026 melampaui angka US$1 miliar.

Chainalysis menyebut pencurian Bitget senilai US$387 juta berasal dari hacker Korea Utara. Perusahaan tersebut menyampaikan, serangan ini membuat nilai aset kripto yang dicuri oleh pelaku yang terkait dengan DPRK tahun ini melewati US$1 miliar.

Penyerang asal Korea Utara dikabarkan memakai swap lintas chain untuk menukar XRP hasil curian menjadi Bitcoin dan menyimpan token tersebut di luar exchange.

Drift, KelpDAO, dan Sekarang Bitget

Bitget bergabung dalam deretan serangan pada 2 April yang sebelumnya sudah dikaitkan perusahaan-perusahaan dengan Korea Utara. Hacker menguras US$285 juta dari Drift Protocol pada 1 April. Drift menyatakan operasi ini melibatkan rekayasa sosial selama berbulan-bulan, bahkan termasuk pertemuan langsung.

Pada 18 April, penyerang memperoleh US$292 juta lewat eksploitasi jembatan KelpDAO. TRM dan LayerZero sama-sama mengaitkan serangan ini ke TraderTraitor, unit yang terafiliasi dengan Lazarus.

Disponsori

Disponsori

Kedua peretasan ini membentuk 76% dari seluruh kerugian akibat peretasan aset kripto sepanjang April, menurut TRM. Chainalysis menyatakan peretasan Bitget senilai US$387 juta membuat total hasil pencurian di tahun 2026 melebihi US$1 miliar. Pada 2025, pelaku terkait DPRK mencuri lebih dari US$2 miliar dari industri aset kripto.

Chainalysis menyampaikan bahwa pelacakan yang lebih cepat sekarang sangat penting.

“Kemampuan untuk cepat mengidentifikasi dan memahami aktivitas ilegal menjadi semakin penting karena Korea Utara makin sering memakai otomatisasi canggih untuk memindahkan dan menyamarkan dana curian,” terang Chainalysis .

CEO Bitget Gracy Chen bahkan sudah menunjuk Korea Utara tidak lama setelah pelanggaran tersebut. Ia mengutip alamat IP yang mirip pilihan VPN grup DPRK. Aksi pencurian ini juga menjadi peretasan aset kripto terbesar di tahun 2026, mengangkat kerugian di bulan September menjadi naik 462%.

Bagaimana XRP Hasil Curiannya Bisa Menjadi Bitcoin Tanpa Lewat Exchange?

Chainalysis menghitung ada 23 transfer keluar dalam 3 jam pertama setelah eksploitasi pada 24 September. Seluruh transfer ini mengalirkan US$387 juta ke 4 blockchain.

Ethereum menerima hampir setengah dari aliran keluar, yaitu 49,7%. XRP Ledger mengambil 40,8%, disusul Zcash yang berfokus pada privasi sebesar 7,6% dan Tron 1,8%.

Laporan tersebut menyoroti bahwa alih-alih mengirim XRP curian ke exchange, para pelaku memasukkannya ke protocol likuiditas lintas chain. Kemudian, mereka menarik Bitcoin pada jaringan lain.

Bagaimana XRP Hasil Curian Diubah Menjadi BTC | Sumber: Chainalysis

Chainalysis mencocokkan setoran tersebut dengan dana yang mereka cairkan. Puluhan juta dolar berpindah dengan cara ini dalam waktu sekitar 36 jam. Jejaknya berakhir pada alamat Bitcoin yang kini dikuasai penyerang dan terus dipantau oleh perusahaan.

Penting untuk dicatat, perusahaan menyampaikan pihaknya membangun otomatisasi khusus memakai AI internal agar pelacakan lintas chain jadi lebih cepat. Mereka memperkirakan, pekerjaan rekonsiliasi manual yang biasanya memakan waktu lebih dari 20 jam kini bisa rampung dalam kurang dari 10 menit.

Tim investigasi tetap menentukan logika dan meninjau hasil tersebut, tambah Chainalysis.

Disclaimer

Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
Sebelumnya

Nvidia Catat Rekor Tertinggi, Wall Street Masih Lihat Potensi Kenaikan hingga 99%

Selanjutnya

Orang di Balik Gugatan XRP Bisa Segera Dapat Peran AI di Gedung Putih