IBM atau Bitcoin? Quantum Membuat Kevin O'Leary dari Shark Tank Berpikir Ulang

Ikhtisar:Kevin O'Leary sedang melirik IBM karena kekhawatiran terhadap komputer kuantum dan penundaan regulasi AS membebani Bitcoin, namun ia tetap memegang BTC miliknya sendiri.

Investor Shark Tank Kevin OLeary mengatakan bahwa ia sekarang memperhatikan IBM karena kekhawatiran tentang komputasi kuantum mulai membebani Bitcoin (BTC). Ia juga menuturkan bahwa institusi menunggu kepastian regulasi sebelum membeli, sehingga harga aset cenderung stagnan.

Meski demikian, OLeary menyatakan ia masih memegang Bitcoin miliknya. Ketertarikannya pada IBM menunjukkan bahwa sebagian dana dari perdagangan kuantum mungkin akan mengalir ke saham teknologi, bukan ke aset kripto.

Disponsori

Disponsori

Mengapa Institusi Masih Menunggu Kejelasan dari Washington?

Why is Bitcoin plateauing? Two factors are weighing on it: institutions want regulatory clarity before they invest, and quantum computing has become a growing concern for some investors.

I still own Bitcoin, but Im paying close attention to both sides of this shift. The quantum…

Dari sisi regulasi, Washington belum memberikan keputusan yang pasti. CLARITY Act yang macet akan menetapkan aturan federal bagi pasar aset kripto.

namun, RUU ini belum juga maju sejak pemungutan suara di Senat pada September lalu hanya menghasilkan 49 setuju dan 50 menolak, jauh dari ambang batas 60 suara yang dibutuhkan.

Sementara itu, Bitcoin masih diperdagangkan jauh di bawah rekor harga tertingginya pada Oktober 2025.

Performa Harga Bitcoin | Sumber: BeInCrypto

Disponsori

Disponsori

Kekhawatiran ini sebenarnya bukan hal baru bagi OLeary. Pada bulan September lalu, ia telah menjadikan isu kuantum sebagai syarat US$1 juta miliknya untuk Bitcoin.

Apakah OLeary Melebih-lebihkan Ancaman Quantum terhadap Bitcoin?

OLeary bukan satu-satunya figur ternama yang memberikan peringatan. Pendiri TRON Justin Sun baru-baru ini menjadi bearish terhadap Bitcoin karena risiko kuantum dan artificial intelligence (AI).

Sementara beberapa pihak menganggap ancamannya masih jauh. Kepala keamanan Casa, Jameson Lopp, mengatakan bahwa quantum computer yang mampu membobol Bitcoin masih membutuhkan waktu cukup lama.

Kesenjangan teknologi juga memperkuat pendapat tersebut. Chip Willow milik Google hanya memiliki 105 qubit, sedangkan menurut Google, jumlah yang dibutuhkan untuk membobol Bitcoin kurang dari 500.000.

Venture capitalist Tim Draper bahkan berpendapat bahwa quantum computer justru akan lebih dulu membobol bank daripada Bitcoin.

OLeary sendiri belum menjelaskan secara rinci gagasan investasinya terhadap IBM. namun, perusahaan ini sudah mengumumkan jadwal pengembangan kuantumnya.

Pada bulan Juli lalu, CEO IBM Arvind Krishna mengatakan bahwa komputasi kuantum akan mulai memberikan dampak nyata pada pendapatan IBM sekitar tahun 2028 atau 2029.

IBM juga berencana meluncurkan Starling yang disebut sebagai quantum computer besar pertama dengan sistem toleransi kesalahan pada 2029. Mesin seperti ini dapat memperbaiki kesalahan sendiri, dan ini menjadi tahap penting sebelum ada ancaman nyata terhadap kriptografi Bitcoin.

Pada intinya, kepemilikan saham IBM memberi OLeary eksposur terhadap kemajuan kuantum yang ia anggap sebagai risiko bagi Bitcoin.

Harga saham IBM memang pulih dalam sebulan terakhir, namun tetap lebih rendah dibandingkan harga tahun lalu.

Harga Saham International Business Machines (IBM) | Sumber: TradingView

Sampai migrasi kuantum Bitcoin dan CLARITY Act sama-sama bergerak maju, dua faktor yang disebut OLeary ini sepertinya masih akan membuat institusi besar tetap berhati-hati dalam mengalokasikan dana ke Bitcoin.

Disclaimer

Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
Sebelumnya

Premium Perang Minyak Bisa Cepat Hilang setelah Kesepakatan Hormuz Tercapai, Analis Peringatkan

Selanjutnya

Volume Stablecoin Visa Naik 10 Kali Lipat dalam Satu Tahun: Stablecoin Mana yang Mendapatkan Keuntungan?