Lonjakan AI mendorong pasar saham 2026, namun saham dengan performa terbaik di S&P 500 tahun ini bukan produsen chip. Justru pembuat vaksin COVID, naik 663% setelah harga penutupan di US$225 pada Jumat lalu.
Kenaikan ini ditopang oleh uji klinis vaksin kanker yang hasil detailnya belum diumumkan. Pada pertengahan Agustus, saham perusahaan tersebut masih turun hampir 90% dari puncaknya saat pandemi.
Bagaimana Saham Moderna Melampaui Semua Nama AI
Nama perusahaan itu adalah Moderna (MRNA), yang terkenal berkat suntikan COVID-nya. Pada 19 Agustus, mereka bersama perusahaan obat Merck menyatakan bahwa vaksin kanker eksperimental mereka berhasil melewati uji klinis tahap akhir pada pasien kanker kulit.
Berita ini datang setelah masa-masa sulit. Penjualan vaksin COVID sempat anjlok, dan Moderna memangkas lebih dari 800 karyawan tahun lalu.
Menurut Inquirer, harga sahamnya naik 177% hari itu juga, lalu turun 24% keesokan harinya. BeInCrypto sudah lebih dulu menyoroti kebangkitan Moderna di 2026 pada bulan Juni, ketika sahamnya naik 125% karena persetujuan vaksin flu.
Disponsori

Disponsori
Pada Jumat, kenaikan saham berlanjut, dengan Moderna kembali masuk ke indeks Nasdaq-100 yang berisi perusahaan non-keuangan terbesar di Nasdaq.
BREAKING: $MRNA is up +8% today as it joins the Nasdaq-100, and it is now the best performing S&P 500 stock of 2026, up +620%.
$10,000 invested in Moderna at the start of 2026 is now worth over $72,000. pic.twitter.com/HtvNt63g9L
— Bull Theory (@BullTheoryio) October 9, 2026
Nasdaq menjelaskan lebih dari 200 dana dengan aset di atas US$800 miliar mengikuti indeks ini, sehingga mereka harus membeli saham Moderna.
Di hari yang sama, The New York Times memberitakan adanya dorongan nasional untuk vaksin kanker layaknya penanganan COVID, yang dijadwalkan mulai Desember. Harga saham Moderna naik 14%.

Performa Saham Moderna | Sumber: Yahoo Finance
Nama-nama AI berada tepat di belakangnya. SanDisk, yang menjual chip memori ke pusat data AI, naik 566% tahun ini, didorong oleh permintaan chip memori AI. S&P 500 sendiri naik sekitar 14%.
Oktober Menjadi Penentu Harga Saham Moderna
Sejauh ini, Moderna dan Merck sudah menyatakan vaksinnya berhasil, namun belum memberikan data seberapa besar efektivitasnya. Investor akan mengetahui data lengkapnya pada 24 Oktober, saat konferensi kanker besar di Madrid.
“Ini membuktikan secara prinsip bahwa vaksin kanker yang dipersonalisasi memang bekerja,” terang Marco Gerlinger, profesor di Barts Cancer Institute, kepada Pharmaceutical Journal .
Menariknya, tidak semua investor ikut membeli di saat reli ini. Martin Shkreli, mantan eksekutif perusahaan farmasi, memprediksi gelembung saham Moderna akan pecah dalam waktu enam bulan.
moderna $MRNA is a great short if you can tough it out and wait 6 months
— Martin Shkreli (@MartinShkreli) October 9, 2026
Sekarang, nilai Moderna sekitar US$89,8 miliar, dan pesaingnya seperti BioNTech serta Genentech juga tengah menguji vaksin kanker mereka sendiri.

