CEO AMC menyebut token saham Robinhood sangat buruk. Pada hari Kamis, US Securities and Exchange Commission menyetujui perdagangan saham onchain dan melarang token sintetis dalam perdagangan tersebut.
Perintah tersebut tidak menyebutkan nama perusahaan mana pun. Tapi, perintah itu mencantumkan syarat-syarat yang dua di antaranya sama seperti keberatan yang pernah disuarakan oleh AMC di ruang publik.
Apa yang Sebenarnya Dikatakan Bos AMC
Robinhood memperluas tokenisasi saham ke AMC dan lebih dari 190 perusahaan lain lewat Robinhood Assets Limited. Namun, perusahaan-perusahaan itu tidak pernah setuju.
“Saya menganggap praktik ini hina, mengagetkan, menjijikkan, keji, tidak bisa dimaafkan, sangat buruk. Bagaimana mungkin hal ini legal? Kami sama sekali tidak ada sangkut paut dengan ini…” ujar Adam Aron menyampaikan.
CEO Vlad Tenev menjawab bahwa perusahaan tidak bisa mengontrol semua produk yang dibangun di atas sahamnya setelah saham itu diperdagangkan secara publik.
Disponsori
Disponsori
Dia menjelaskan token tersebut sebagai sekuritas utang yang dijamin satu banding satu oleh saham yang disimpan sebagai jaminan. Pembeli memperoleh harga, namun mereka tidak mendapat hak suara.
Apa yang Dicantumkan SEC dalam Dokumen Hari Kamis
Platform wajib memastikan token memberi hak dan keistimewaan yang sama kepada holder seperti saham biasa. Sebelum listing token yang dibuat pihak luar, mereka harus memberitahukan perusahaan penerbit dan memberi kesempatan untuk mengajukan keberatan.
Atkins memberi judul bagian pernyataannya itu “Tanpa Sintetis”.
“Hari ini, SEC mengambil langkah penting… untuk membawa pasar modal Amerika ke era digital,” terang chairman tersebut.
Akses menjadi kuncinya. Hanya peserta yang disetujui yang boleh melakukan perdagangan, meski smart contract harus berjalan di blockchain publik yang bisa diaudit siapa saja.
Jumlah simbol dan volume perdagangan dibatasi. Perdagangan onchain dihentikan ketika saham yang terdaftar dihentikan perdagangannya. Kebijakan ini akan berakhir dalam lima tahun.
Platform juga harus mempublikasikan data perdagangan secara berkala, termasuk harga, ukuran, waktu, dan volume harian. Sebagai gantinya, mereka tidak diperlakukan sebagai exchange saham.
Sejak itu, Robinhood mulai menjanjikan hak suara dan penukaran token miliknya.
“Robinhood mendukung pengecualian inovasi dari SEC. Warga Amerika berhak mengakses teknologi kripto dan semua inovasi finansial yang tersedia, termasuk penyelesaian instan, perdagangan 24/7, dan fraksionalisasi secara default,” papar perusahaan itu setelah rilis dari regulator.
Johann Kerbrat, senior vice president dan general manager kripto serta internasional di Robinhood, menganggap pengecualian ini sebagai langkah besar yang dapat membuka pasar sekuritas token cair di dalam negeri.
The SEC innovation exemption is a signal that tokenization is ready to come to the United States. This is a major step by the agency and will allow liquid tokenized securities markets to develop onshore.
Smart regulation accelerates innovation. Looking forward to what we build…
Dua dari tiga poin pada daftar itu sedang diperdebatkan, sebab SEC menggelar diskusi terpisah mengenai perdagangan saham 24 jam pada hari yang sama. Robinhood menjadi salah satu panelisnya.
Atkins menyebut langkah ini hanya sementara dan menegaskan aturan permanen harus diterapkan kemudian. SEC akan mengumpulkan komentar publik terlebih dahulu.

