Elon Musk membantah sebuah unggahan viral yang mengklaim dirinya menyalahkan pangsa pasar Binance sebesar 80% sebagai penyebab terhambatnya dunia aset kripto. CEO Tesla itu menyebut kutipan tersebut hanya karangan belaka pada hari Sabtu, setelah pendiri Binance, Changpeng “CZ” Zhao, menandai unggahan itu sebagai palsu.
Waktunya membuat klaim palsu tersebut terasa semakin meyakinkan. Unggahan itu mengajak pengguna untuk memindahkan dana ke exchange lain saat Binance masih menghadapi dampak dari peretasan sekitar US$6,3 miliar.
Dampak Peretasan Binance Masih Berlanjut
Akun influencer aset kripto membagikan klaim itu pada Sabtu pagi. Menurut unggahan tersebut, Musk ingin pengguna memindahkan dana dari Binance demi memulihkan persaingan dan memicu reli pasar bull.
Disponsori

Disponsori
Unggahan itu tidak menampilkan pernyataan asli. Sekitar satu jam kemudian, CZ menghimbau akun tersebut untuk tidak menyebarkan informasi yang salah.
Balasan CZ juga menyematkan jawaban Grok, chatbot AI di X. Grok tidak menemukan unggahan yang sesuai di akun Musk dan menyebut cerita itu dibuat-buat.
Musk kemudian menegaskan hal itu di thread yang sama. Miliarder tersebut menulis bahwa ia tidak pernah memposting sesuatu seperti itu.
Pertukaran komentar ini menjadi perhatian karena kedua tokoh tersebut sering bersitegang dalam beberapa pekan terakhir. Pada akhir Oktober, Musk sendiri menyindir peretasan Binance di X.
Pekan ini, perseteruan meme saat pasar crash menunjukkan rivalitas mereka belum mereda. Namun untuk masalah ini, kedua pihak sejalan.
Mengapa Seruan Penarikan Palsu Kini Lebih Berpengaruh
Jangkauan Musk di X membuat klaim tanpa sumber pun dapat mengubah sentimen dalam hitungan jam. Ajakan untuk menarik dana dari exchange terbesar membawa risiko yang lebih besar dibanding rumor biasa.
Nasabah Binance memang sudah punya alasan untuk khawatir soal keamanan. Peretasan yang terjadi dihubungkan dengan operasi hacker Korea Utara, yang tahun ini telah mencuri miliaran dari perusahaan aset kripto.
Sementara itu, Chairman Strategy Michael Saylor pun mengingatkan bahwa hacker AI yang membidik exchange akan menjadi ancaman berikutnya untuk industri ini.
Di tengah kondisi seperti itu, unggahan Elon Musk palsu tentang Binance bukan lagi sekadar gangguan biasa. Setiap rumor viral kini menjadi ujian bagi kecepatan exchange, founder, dan alat AI dalam mengkoreksi informasi yang menyesatkan.

