Reli Snowflake karena AI Picu Reli Sektor Software: Akankah Lainnya Mengikuti?

Ikhtisar:Saham Snowflake melonjak 23% karena pendapatan yang didorong oleh AI melampaui ekspektasi, sehingga mendorong saham perangkat lunak secara keseluruhan naik, sementara Jim Cramer melihat potensi kenaikan lebih lanjut.

Pandangan optimistis Snowflake tentang AI kini memicu tren lebih luas pada saham perangkat lunak, dengan banyak perusahaan besar ikut reli dan Jim Cramer menandai masih ada peluang kenaikan lebih lanjut.

Pergerakan ini menambah deretan laporan keuangan musim ini di mana belanja terkait AI berulang kali memberikan imbal hasil bagi pemegang saham, meski sebagian investor bertanya-tanya sampai kapan saham perangkat lunak dengan valuasi tinggi seperti ini bisa terus naik.

AI Mendorong Kinerja Perusahaan Perangkat Lunak

Saham Snowflake melonjak 23% pada hari Kamis setelah platform data cloud ini meningkatkan proyeksi pendapatan produk di tahun fiskal 2027 menjadi US$6,07 miliar, naik dari US$5,84 miliar, bersama dengan lonjakan pendapatan produk di kuartal kedua yang naik 37% secara tahunan.

Snowflake naik hingga 23% berkat laporan keuangan. Sumber: Trading View

Disponsori

Disponsori

CEO Sridhar Ramaswamy menuturkan bahwa alat kecerdasan buatan (AI) kini mendorong pertumbuhan di seluruh platform inti Snowflake, bukan hanya produk AI mandirinya, dan menyebutnya sebagai “efek flywheel” berlipat ganda untuk bisnis ini.

Sahamnya mencapai level tertinggi sejak Desember 2021, menambah nilai pasar sekitar US$25 miliar dalam satu kali kenaikan. Sepanjang tahun ini, harga sahamnya sudah naik 39%, lebih dari tiga kali lipat kenaikan S&P 500 yang cuma 12% dalam periode yang sama.

Saham Perangkat Lunak Bergerak Bersama

Reli ini juga merembet ke perusahaan sejenis. ServiceNow, reli laporan keuangan Salesforce yang memecahkan rekor, Atlassian, Adobe, dan Intuit semuanya naik antara 3,5% hingga 6%, sedangkan ETF Sektor Perangkat Lunak iShares naik 3%.

Analis Morgan Stanley menjelaskan, pola pertumbuhan yang konsisten lebih cepat dalam beberapa kuartal terakhir menunjukkan AI sangat berperan meningkatkan penggunaan platform Snowflake sendiri, tidak hanya produk AI khususnya.

Setidaknya 34 broker menaikkan target harga mereka usai Snowflake merilis hasil keuangan, menurut data LSEG, dengan Wells Fargo memberikan target paling tinggi di pasar, yaitu US$525. Kini, harga saham Snowflake diperdagangkan sekitar 15 kali lipat proyeksi pendapatan ke depan, jauh di atas rata-rata ETF saham sektor perangkat lunak yang 7,4 kali, dan 121,8 kali proyeksi laba ke depan, melampaui perbandingan Datadog yang 72,7 kali dan MongoDB 52,1 kali.

Jim Cramer dari CNBC juga angkat bicara usai laporan ini, menandai potensi kenaikan besar yang masih bisa terjadi untuk saham ini, dan menyebutnya sebagai cara paling simpel bagi perusahaan konservatif untuk membeli komputasi AI sesuai kebutuhan.

Jadi, Snowflake tetap menjadi cara terbaik bagi pihak yang masih ragu untuk mendapatkan komputasi, tapi Broadcom bercerita soal ledakan bisnis yang akan datang. Snowflake akan mengalami kenaikan besar…

— Cramer

So Snowflake remains the best way for the uncertain to get compute but Broadcom tells a story of an explosion of business coming. Snowflake will have a huge move…. Broadcom? More nuanced…

— Jim Cramer (@jimcramer) September 3, 2026

Respons ini mengulang pola yang terlihat di beberapa laporan keuangan musim ini, termasuk breakout Salesforce yang terdorong oleh AI dan saham perangkat lunak yang bangkit setelah berbulan-bulan dihantui kekhawatiran penggantian pekerjaan oleh AI.

Apakah momentum ini bisa bertahan atau tidak, sepertinya akan sangat bergantung pada seberapa cepat Snowflake serta rekan-rekannya dapat mengubah permintaan AI yang meningkat menjadi margin yang kuat dan stabil, tidak sekadar pertumbuhan omzet di atas kertas.

Disclaimer

Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
Sebelumnya

Bitcoin Tembus US$81.000 saat Trump Pertimbangkan Akhiri Perang Iran