Orang asing di internet mencetak token tentang hewan pengerat gunung bertubuh gemuk. Kini, token tersebut telah mengumpulkan lebih dari US$120.000 dan menyelamatkan sebuah proyek ilmu pengetahuan selama 64 tahun yang sebelumnya ditinggalkan oleh dana hibah pemerintah federal.
Token ini bernama OnlyMarms (ONLYMARMS). Token ini diperdagangkan di Solana, dan biaya transaksinya mengalir ke laboratorium lapangan di Colorado. Para ilmuwan tidak membuatnya. Mereka hanya mengklaim dana tersebut.
Disponsori
Disponsori
Mengapa Studi 64 Tahun Ini Kehabisan Dana
Kenneth Armitage sudah mulai menghitung marmot perut kuning sejak tahun 1962 dan menjalankan proyek tersebut hingga 2001. UCLA kemudian melanjutkan proyek ini sampai sekarang.
Laboratorium ini membutuhkan sekitar US$75.000 sampai US$100.000 tiap tahun. Dana tersebut dipakai untuk membayar mahasiswa pascasarjana dan biaya kerja lapangan selama lima bulan di dekat Crested Butte. Hampir semua dananya digunakan langsung, karena UCLA hanya mengambil 6% dari setiap hibah sebagai biaya overhead.
The National Science Foundation (NSF) telah mendanai proyek ini selama beberapa dekade. Setelah itu, pembaruan pendanaan pun terhenti.
Krisis ini terjadi secara nasional, bukan masalah pribadi. Menurut laporan Nature minggu ini, NSF mengeluarkan 5.684 hibah baru hingga 19 Agustus. Angka ini turun 46% dibandingkan rata-rata tahun 2021 hingga 2024, dan menjadi angka terendah dalam 40 tahun terakhir.
Pada masa pemerintahan Trump, sekitar US$1 miliar dari total anggaran NSF sebesar US$8,8 miliar belum terpakai dan disimpan di rekening khusus.
Trump's attacks on science continue: US science-funding agency is withholding $1 billion of its budget so that the money can go to a special White House project.https://t.co/4UJez6vSVe pic.twitter.com/pgGsOUw5A9
— Daniel P. Aldrich urbanists.social/web/@dpaldrich (@DanielPAldrich) August 21, 2026
Lalu, profesor UCLA Daniel Blumstein membuat akun OnlyFans untuk marmot tersebut pada bulan Juni. Akunnya menghasilkan sekitar US$6.000. Jauh dari cukup.
Disponsori
Disponsori
Bagaimana Biaya dari Memecoin OnlyMarms Mendukung Ilmuwan Marmot
Para pendukung kemudian membuat token dengan nama yang sama. Catatan blockchain menunjukkan pool pertama dibuka pada 25 Juli.
Para pendukung menyarankan ilmuwan untuk mendaftar sebagai kreator. Pendaftaran inilah kuncinya. Pump.fun menyalurkan biaya trading langsung ke pemilik akun kreator tersebut.
Berdasarkan model biaya kreator Pump.fun, token kecil bisa mendapatkan hingga 0,95% dari setiap transaksi. Persentasenya menurun menjadi 0,05% kalau valuasi koin hampir mencapai US$20 juta.
Jadi, setiap pembelian dan setiap panic sell langsung menghasilkan biaya untuk laboratorium. Dalam dua minggu, biaya ini sudah terkumpul US$88.000 lalu menembus US$120.000. Koin ini bahkan sudah mendapat dana lebih besar dibandingkan akun OnlyFans pada awal Agustus.
Julien Martin, profesor dari University of Ottawa yang ikut memimpin studi ini, awalnya mengira token ini penipuan.
“Saya benar-benar terkaget bahwa budaya internet, yang bahkan saya sendiri hampir tidak tahu, bisa mengumpulkan uang sebanyak ini,” tutur Julien Martin, University of Ottawa, lewat Guardian.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
HELLO?
a scientist was just live on national news saying that a pumpfun coin $OnlyMarms is single handedly keeping their organization afloat (which researches and helps preserve protected animals) after having all their funding cut off by the Trump administration?
WHAT… pic.twitter.com/3hMBZf7glO
— Jack Duval???? (@jackduval) August 20, 2026
Bagian Sulitnya Adalah Membuatnya Bertahan Lama
Antusiasmenya kini sudah mulai menurun. ONLYMARMS sempat mencapai puncaknya di US$0,0036 pada 4 Agustus. Sekarang, token ini diperdagangkan di kisaran US$0,0014, atau turun sekitar 61%, dengan valuasi US$1,24 juta.
Performa Harga ONLYMARMS | Sumber: BeInCrypto
Volume transaksi menjadi sumber penghasilan di sini, jadi volume adalah yang harus diperhatikan. Dalam 24 jam, token ini mencatat volume US$503.623. Dengan tarif di atas, jumlah ini setara beberapa ratus hingga beberapa ribu dolar AS per hari. Jumlah penjual juga melebihi pembeli di pool utama.
Sejarah juga tidak ramah. Moo Deng, koin kuda nil kerdil di tahun 2024, kini sudah turun 93% dari puncaknya. Crash Moo Deng 2024 menunjukkan bahwa token bertema hewan seringkali cepat kehilangan peminatnya.
Analis Galaxy Research, Will Owens, menemukan bahwa waktu rata-rata holder meme coin di Solana hanya 100 detik. Setahun lalu, angkanya masih 300 detik. Kajiannya soal siapa yang cuan dari meme coin menyoroti bahwa launchpad dan bot yang mendapat bagian terbesar keuntungan.
Itulah matematika anehnya. Sebuah program amal yang dibiayai dari volume trading, harus berharap volume itu terus berjalan.
Martin berharap ada token yang mendukung sains secara umum, tidak hanya marmot. Dia juga sadar trik ini belum tentu berhasil lagi.
“Ini berhasil untuk kami karena kami yang pertama. Tapi senang juga melihat crypto dipakai untuk hal yang baik,” ujar Julien Martin, University of Ottawa, lewat Guardian.
Seorang mahasiswa doktoral butuh biaya sekitar US$300.000 untuk empat tahun. Dana untuk penelitian marmot masih kurang US$180.000. Ujian berikutnya adalah apakah orang asing di internet masih mau trading cukup lama untuk menutup kekurangan itu.

