Rusia Menegaskan Tidak Akan Mengikuti El-Salvador

Ikhtisar:Seorang juru bicara Kremlin telah mengesampingkan bitcoin menjadi alat pembayaran yang sah di negara itu, menyebut cryptocurrency merugikan sistem keuangan.

Rusia Menegaskan Tidak Akan Mengikuti El-Salvador

dilansir dari: beincrypto.com

Seorang juru bicara Kremlin telah mengesampingkan bitcoin menjadi alat pembayaran yang sah di negara itu, menyebut cryptocurrency merugikan sistem keuangan.

Kremlin telah mengkonfirmasi bahwa negara tersebut tidak akan membuat tender legal bitcoin. Juru bicara Dmitri Peskov mengatakan bahwa Rusia tidak siap untuk itu dan tidak ada alasan untuk melakukannya, menurut media lokal.

Peskov juga mengatakan bahwa melegalkan bitcoin akan merugikan sistem keuangan, dan dia menyebut bitcoin sebagai mata uang kuasi. Dia tidak menjelaskan lebih lanjut.

Pengumuman tersebut mengikuti adopsi resmi bitcoin di El Salvador sebagai alat pembayaran yang sah, yang terjadi pada 7 September. Peluncuran tersebut bertepatan dengan pengenalan dompet Chivo, meskipun tampaknya ada beberapa masalah dengan keseluruhan situasi. Pemerintah El Salvador membeli 400 bitcoin untuk memulai perubahan ekonominya.

Mengadopsi bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah adalah sesuatu yang sebagian besar pemerintah tidak mau lakukan, mengingat ketidakpastian seputar cryptocurrency. Pembayaran gaji dalam bitcoin bisa menjadi masalah, misalnya, karena volatilitas dapat memengaruhi pendapatan. Ini adalah sesuatu yang diangkat oleh para menteri di El Salvador.

Sikap Rusia sendiri terhadap bitcoin agak kabur. Negara ini tidak sepenuhnya menentang crypto, tetapi mengambil langkah-langkah untuk menekan pasar. Di sisi positifnya, pengadilan Rusia memerintahkan Sberbank untuk menghapus pembatasan perdagangan kripto.

Rusia dilaporkan mengembangkan alat untuk memantau aktivitas kripto yang terkait dengan aktivitas kriminal, serta bekerja di CBDC sendiri, rubel digital. Bank Rusia mengumumkan uji coba yang akan datang untuk rubel digital pada bulan Juni.

Efek apa yang akan dimiliki bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah?

Keputusan El Salvador untuk membuat tender legal bitcoin mengirimkan gelombang kejutan saat pertama kali diumumkan. Banyak yang bingung bagaimana penerapannya dan apakah itu wajib.

Kritikan pun datang dari dalam dan luar negeri. Warga dilaporkan memprotes di jalan-jalan, sementara partai oposisi mengajukan argumennya sendiri. Ketidaksepakatan sebagian besar berkaitan dengan volatilitas bitcoin dan potensi aktivitas pencucian uang.

Karena alasan itulah Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan bahwa mungkin ada kekhawatiran makroekonomi dan hukum seputar keputusan tersebut. Dukungan dari badan-badan internasional, secara umum, tampaknya pendek, dengan Bank Dunia juga menolak bantuan El Salvador.

Bagaimanapun, langkah El Salvador akan menjadi eksperimen yang patut diwaspadai. Terlepas dari hasilnya, analis akan dapat melihat bagaimana bitcoin beroperasi pada skala yang jauh lebih besar.

Disclaimer

Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
Sebelumnya

Bayar McDonald's pakai Bitcoin di El Salvador

Selanjutnya

Token $INTER Akan Diluncurkan di Seluruh Dunia