Minyak, Inflasi, dan Risiko The Fed. Mengapa MicroStrategy Masih Ingin Lebih Banyak Bitcoin Sekarang?

Ikhtisar:MicroStrategy memberi isyarat akan membeli Bitcoin lagi saat harga minyak melampaui US$100 dan risiko kenaikan suku bunga The Fed meningkat. Inilah yang sedang dipertaruhkan oleh Saylor.

Harga minyak menutup bulan Oktober di US$117,64 per barel. Inflasi AS berada di 3,7%, dan dua pejabat The Fed ingin ada kenaikan suku bunga lagi pekan lalu. Meski begitu, Michael Saylor memberi sinyal bahwa Strategy (dulu MicroStrategy) bisa saja mengumumkan pembelian Bitcoin baru pada hari Senin.

Pada hari Minggu, Saylor membagikan grafik pembelian Bitcoinnya dengan keterangan:

“Kami menemukan ruang untuk lebih banyak orange lagi.”

Mengapa Beli Bitcoin Saat Ekonomi Nampak Memburuk?

Inilah akumulasi dengan keyakinan tinggi: membeli di tengah ketidakpastian karena kamu percaya aset itu akan bertambah nilainya dalam beberapa tahun ke depan.

Ini juga bisa jadi langkah investasi yang melawan arus. Risikonya adalah kepercayaan diri berlebihan ketika kondisi berubah.

Disponsori

Disponsori

Keyakinan Saylor sangat jelas. Dalam rilis pendapatan hari Kamis, ia menegaskan:

“Kita masih di awal bull market Bitcoin berikutnya.”

Sementara itu, harga minyak yang mahal mendorong inflasi. Harga bensin naik 34,2% dalam setahun hingga September.

The Fed menahan suku bunga di 3,75%–4% pada 28 Oktober, walau dua pejabat mendukung kenaikan. Ketua Kevin Warsh menerangkan “ada korelasi stabil antara harga minyak” dan suku bunga pasar tahun ini, tetapi menurutnya hubungan itu baru-baru ini melemah.

Imbal hasil yang lebih tinggi bisa membuat aset yang lebih aman jadi lebih menarik daripada Bitcoin. Kondisi ini bisa juga membuat penggalangan dana Strategy menjadi lebih rumit.

Risiko Tersembunyi untuk Pemegang Saham MSTR

MicroStrategy memegang 848.517 BTC, nilainya sekitar US$66 miliar menurut grafik hari Minggu, dengan biaya pembelian US$64 miliar. Keuntungan di atas kertas mereka pun makin tipis.

Pembelian selama Oktober mencapai 334, 250, dan 267 BTC dalam tiga pekan berbeda. Strategy kemudian menunda pembelian dan menghabiskan US$204,9 juta untuk membeli kembali STRC, saham preferen yang memberi dividen.

Strategy juga menjual 5.552 BTC di kuartal ketiga, untuk membantu membayar dividen preferen dan membiayai pembelian kembali saham.

Strategy sering menerbitkan saham MSTR baru untuk membeli Bitcoin. Cara ini bisa mengurangi porsi setiap pemegang saham walaupun jumlah total Bitcoin bertambah. Rasio Bitcoin per saham terdilusi turun 3,7% tahun ini.

Aturan baru MSCI juga mengancam keanggotaan MSTR di indeks, sehingga dana pasif bisa terpaksa menjual saham mereka.

Dokumen yang dirilis Senin akan menunjukkan apakah Strategy membeli lagi. Bagi pemegang saham, ujian yang lebih penting adalah apakah setiap saham mewakili lebih banyak Bitcoin setelahnya.

Disclaimer

Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
Sebelumnya

US$2 Miliar Bergerak dalam 3 Jam Pertama setelah Binance Buka Kembali Penarikan

Selanjutnya

Wall Street Sebut Satu Hasil Pemilu Beri Bitcoin Peluang Terbaik ke US$100.000