Presiden Donald Trump mengatakan inflasi bisa membantu Amerika menghadapi utang nasional sebesar US$40 triliun. Hal yang lebih mengejutkan adalah siapa yang membantu membiayai utang tersebut.
Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan TIME pada Kamis, Trump berpendapat bahwa pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat akan membantu mengurangi beban utang. Ia kemudian menambahkan:
“Tingkat inflasi tertentu juga akan melunasi utang itu dengan sangat cepat. Sangat cepat.”
Disponsori

Disponsori
Trump juga menyatakan bahwa suku bunga yang tinggi justru lebih merugikan negara daripada inflasi.
Bagaimana Inflasi Bisa Mengurangi Utang Nasional AS?
Ada penjelasan ekonomi di balik argumen inflasi ini. Inflasi membuat utang berbunga tetap yang sudah ada nilainya menjadi lebih rendah secara riil karena pemerintah melunasi utang dengan dolar yang daya belinya sudah berkurang.
Tapi, ada sisi lain. Inflasi yang lebih tinggi dapat mendorong kenaikan yield Treasury, sehingga pinjaman baru dan refinancing menjadi lebih mahal.
Kantor Anggaran Kongres memperkirakan bahwa inflasi dan suku bunga yang lebih tinggi bisa secara signifikan menaikkan biaya bunga pemerintah federal.
Disponsori

Disponsori
Siapa yang Membiayai Utang US$40 Triliun Amerika?
Negara-negara asing membantu membiayai utang AS dengan membeli surat utang Treasury AS, yang pada dasarnya adalah pinjaman kepada pemerintah AS. Amerika menerima dana saat ini dan berjanji untuk mengembalikannya kepada para investor itu nanti, beserta bunga.
Lalu, negara mana yang jadi pembeli utama? Jepang. Negara ini memegang US$1,1 triliun dalam surat berharga AS, menurut data terbaru.
Sebuah Wilayah Luar Negeri Inggris yang kecil, Kepulauan Cayman, secara resmi menempati urutan kelima, dengan US$460,1 miliar.
namun, sebuah studi Federal Reserve menemukan hedge fund Cayman memegang sekitar US$1,85 triliun pada akhir 2024. Obligasi yang dijaminkan untuk pinjaman sering tidak tercatat dalam statistik resmi.
Jika data tersebut dihitung, Cayman menjadi pemegang terbesar dibanding negara manapun. Sebagian besar dana ini milik hedge fund AS yang menggunakan pulau tersebut sebagai basis hukum.
???? Cayman Islands, the unofficial largest holder of US Treasuries is buying US debt at the fastest pace in history.
Officially, Cayman only ranks 5th among foreign holders, with $460 billion.
Transaksi pembelian pun semakin cepat. Kepemilikan surat utang jangka pendek milik Cayman melonjak 22% dalam satu bulan menjadi rekor US$211,2 miliar pada Juli, menurut data FRED.

Pemegang Surat Utang Treasury Asing Terbesar | Sumber: Treasury Data
Pembeli surat utang Treasury asing terbesar Amerika, sepertinya kini adalah pusat keuangan Karibia yang berperan sebagai rumah hukum bagi berbagai hedge fund dengan leverage.
Dan hedge fund tersebut membeli surat utang yang menurut Trump, inflasi bisa membantu menguranginya.

