Auditor Pemerintah Pertanyakan Bukti di Balik Klaim Penghematan DOGE US$110 Miliar

Ikhtisar:Audit GAO mengungkap Wall of Receipts milik DOGE memuat taksiran penghematan yang keliru atau tak berdasar, sehingga klaim penghematan US$110,3 miliar diragukan. Dari 13.476 kontrak yang dilaporkan diakhiri, lebih dari seperempatnya tak bisa diverifikasi karena kurang detail; hanya 43 persen penghematan kontrak terkait kontrak yang benar-benar diakhiri, dan 96 persen penghematan hibah tak punya informasi memadai. GAO juga menemukan klaim penghematan US$1,7 miliar dari kontrak Defense Health Agency padahal kontrak itu tak pernah diubah. Untuk sewa, penghematan riil hanya US$31,8 juta dibanding klaim US$113 juta. GAO mendesak Kantor Eksekutif Presiden memajang keterbatasan data di situs publik. DOGE tak menanggapi permintaan GAO dan sudah dibubarkan pada 4 Juli.

Pemeriksaan Government Accountability Office (GAO) menemukan bahwa Wall of Receipts milik Department of Government Efficiency (DOGE) berisi taksiran penghematan yang salah atau tanpa bukti pendukung, sehingga menimbulkan keraguan atas klaim pemotongan anggaran federal sebesar US$110 miliar yang disebutkan oleh lembaga tersebut.

Laporan tersebut meneliti Wall of Receipts DOGE, yaitu buku besar publik yang digunakan inisiatif itu untuk menampilkan pemangkasan kontrak, hibah, dan sewa pemerintah federal.

Temuan Audit GAO terhadap DOGE

GAO merilis hasil kajiannya pada 6 Agustus. GAO menilai data penghematan yang dilaporkan DOGE dari 20 Januari 2025 hingga 7 Juli 2026.

DOGE meluncurkan Wall of Receipts pada 17 Februari 2025, beberapa minggu setelah Presiden Donald Trump membentuk lembaga tersebut melalui perintah eksekutif. Menurut laporan, DOGE mencatat penghematan senilai US$110,3 miliar per awal Juli.

Sekitar US$61 miliar berasal dari kontrak dan US$49,2 miliar dari hibah, menurut audit tersebut. Tapi, laporan juga menemukan “masalah yang membatasi transparansi dan keandalan dari laporan angka penghematan tersebut.”

Disponsori

Disponsori

“Meskipun Wall of Receipts mencakup sebagian informasi tentang data dan sumber yang mendasari laporan penghematan, namun tidak menjelaskan secara memadai keterbatasan yang mempengaruhi kualitas data,” terang laporan itu.

Dari 13.476 kontrak yang disebut sudah diakhiri, lebih dari seperempat tidak menyertakan detail identitas apa pun sehingga tidak bisa diverifikasi. Hanya 43% dari laporan penghematan kontrak yang benar-benar terkait dengan kontrak yang sudah diakhiri, baik sebagian maupun seluruhnya.

Kondisinya bahkan lebih buruk pada hibah. GAO mengungkap DOGE melaporkan 96% penghematan hibah tanpa informasi memadai sehingga angka tersebut tidak bisa diverifikasi.

Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung

Penghematan yang Sebenarnya Tidak Pernah Ada

Ada satu contoh yang menonjol. DOGE mengklaim penghematan lebih dari US$1,7 miliar dari kontrak teknologi Defense Health Agency di lebih dari 700 fasilitas layanan medis militer. GAO menemukan kontrak tersebut sebenarnya tidak pernah disentuh. Artinya, tidak ada dana yang benar-benar dihemat.

Kisah serupa juga terjadi pada sewa. Dari 264 sewa yang masih tercatat, 108 di antaranya sudah dalam proses pengakhiran sebelum DOGE berdiri. Penghematan sewa yang nyata hanya mencapai US$31,8 juta, jauh di bawah klaim sebesar US$113 juta. Selisih ini menghasilkan sekitar US$81 juta penghematan yang sebenarnya tidak pernah ada.

GAO mendesak Kantor Eksekutif Presiden, melalui US DOGE Service, agar menampilkan keterbatasan data secara jelas di situs publik. Lembaga tersebut menyatakan bahwa DOGE tidak memberikan tanggapan atas permintaan informasi ataupun wawancara dari GAO.

Temuan ini muncul setelah DOGE diam-diam dibubarkan lebih awal dan resmi berakhir pada 4 Juli. Elon Musk, yang pernah memimpin inisiatif ini, menyatakan tidak akan mengulanginya lagi.

Disclaimer

Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
Sebelumnya

XRP memimpin kerugian mayor setelah pemungutan suara RUU Clarity ditunda ke September

Selanjutnya

AS Bantu Topang Yen, tapi Jepang Minta Trump Hentikan Meme Pokémon