Sinyal Bitcoin US$100.000 dari Fidelity Baru Saja Muncul

Ikhtisar:Bitcoin telah menembus pemicu US$80.000 dari Fidelity untuk target US$100.000, sementara para trader Futures semakin banyak masuk ke posisi bullish hingga mencapai rekor baru.

Bitcoin terus bertahan di atas US$80.000, level yang menurut Jurrien Timmer dari Fidelity bisa jadi konfirmasi bottom dan membuka jalan ke US$100.000.

Pada hari Minggu, Bitcoin (BTC) diperdagangkan di US$84.647, atau sekitar 18% di bawah target tersebut. Di sisi lain, para spekulan Futures justru menambah posisi bullish yang memecahkan rekor.

Performa Harga Bitcoin | Sumber: TradingView

Disponsori

Disponsori

Bitcoin Menembus Level US$80.000 yang Diwaspadai Fidelity

Timmer merupakan direktur global makro di Fidelity Investments, salah satu manajer aset terbesar di AS. Ia menjelaskan pemicu tersebut lewat sebuah post, menyebut pola grafik double bottom, saat harga menyentuh titik terendah yang sama dua kali lalu naik kembali.

Double Bottom Bitcoin | Sumber: Fidelity

“Bitcoin terlihat sangat menarik saat ini karena menghadapi resistance penting di US$80k. Jika tembus, itu akan mengonfirmasi double bottom dengan target ke US$100k,” tulis Timmer.

Chart mingguan Timmer menempatkan titik terendah tahun ini pada US$60.033 di bulan Februari dan US$57.742 di akhir Juni.

Disponsori

Disponsori

Grafik yang ia gunakan memakai data hingga 20 September. sejak itu, Bitcoin sudah menembus US$80.000 dan sempat menyentuh sekitar US$87.500 sebelum terkoreksi.

Mengapa Fidelity Melihat Bitcoin US$300.000 pada 2029

Timmer juga menyoroti model power law Bitcoin, yaitu model yang menyesuaikan harga jangka panjang dengan kurva tertentu dari waktu ke waktu. Mengacu pada model itu, ia menilai bertahan di US$60.000 menandakan bull market baru dengan target US$300.000 pada 2029.

Power Law Bitcoin | Sumber: Fidelity

“Perhitungan power law Bitcoin terus menunjukkan bull market siklus baru terjadi setelah bertahan di US$60k, dengan target US$300k pada 2029,” tambah eksekutif Fidelity itu.

Ini menjadi perubahan sikap. Pada bulan Desember, Timmer sempat mengangkat kekhawatiran bear market, dan memperingatkan potensi penurunan ke kisaran US$65.000 hingga US$75.000. Faktanya, harga Bitcoin sempat turun lebih dalam setelah itu.

Bisakah Reli Bitcoin Bertahan?

Tom McClellan, editor The McClellan Market Report, memantau laporan Commitments of Traders (COT). Laporan ini diterbitkan mingguan oleh US Commodity Futures Trading Commission (CFTC) untuk menunjukkan siapa pemegang posisi Futures.

McClellan menyebut para spekulan seperti hedge fund baru-baru ini mencapai posisi net long tertinggi. Artinya, taruhan mereka pada kenaikan harga jauh lebih besar dibanding taruhan untuk penurunan harga.

Posisi Bersih Trader Non-Komersial di Futures Bitcoin Terhadap Harga Sejak 2023 | Sumber: Tom McClellan/X

“Yang tidak biasa, meski harga sempat naik pekan ini, para trader ini justru menambah posisi long alih-alih mengambil keuntungan. Ini menandakan mereka sangat yakin akan ada kenaikan lebih lanjut,” tulis McClellan.

Sinyal lainnya masih beragam. Pada Agustus, BeInCrypto mengingatkan tiga sinyal peringatan, seperti aliran exchange-traded fund (ETF) dan permintaan spot yang melemah.

Bulan ini, BeInCrypto juga melaporkan garis bull market CryptoQuant di US$81.700, yaitu rata-rata harga penutupan Bitcoin selama satu tahun. Harga Bitcoin saat ini ada sekitar US$3.000 di atas angka tersebut.

Jadi, kenaikan ini menyisakan ruang aman yang tipis. Jika harga kembali turun di bawah US$80.000, maka breakout yang menjadi basis target Timmer ke US$100.000 bisa batal.

Disclaimer

Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
Sebelumnya

Bitcoin ETF Tarik Dana Rekor US$2,39 Miliar: Adakah Permintaan Nyata di Baliknya?

Selanjutnya

Apakah MicroStrategy Beli Lagi Bitcoin? Michael Saylor Beri Sinyal Lagi