Deposit aset dunia nyata yang ditokenisasi di decentralized finance meningkat lebih dari tiga kali lipat menjadi US$7,4 miliar dalam satu tahun terakhir, meskipun total pendanaan di sektor ini menurun.
CoinShares menyoroti perbedaan ini dalam laporan terbarunya bersama Token Terminal, dengan mencatat bahwa permintaan untuk aset yang ditokenisasi kini didorong oleh kegunaan, bukan oleh siklus pasar kripto.
Aset yang Ditokenisasi Bergerak Menjauh dari Kelesuan DeFi
Laporan CoinShares sebelumnya memperkirakan nilai pasar on-chain untuk aset yang ditokenisasi melebihi US$40 miliar. Data terbaru ini mengukur seberapa banyak nilai tersebut yang benar-benar digunakan. Laporan ini membahas aktivitas on-chain dari kuartal kedua 2025 sampai kuartal kedua 2026.
Data tersebut menunjukkan bahwa deposit RWA naik dari US$2,3 miliar menjadi US$7,4 miliar secara tahunan. Mayoritas deposit masih terfokus pada produk yang memberikan hasil atau imbal hasil.
Pertumbuhan terbesar didorong oleh tokenized Treasury dan dana multi-strategi, termasuk JTRSY, BUIDL, dan sUSDS. Aave (AAVE), Morpho (MORPHO), dan Kamino (KMNO) menjadi proyek yang memiliki likuiditas terdalam.
Disponsori

Disponsori
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung

Dana yang Ditokenisasi Menjadi Aset Jaminan Utama | Sumber: CoinShares
Total deposit DeFi justru bergerak ke arah berlawanan. Nilainya turun sekitar 15% karena investor menarik modal dan harga token anjlok. Pola ini juga terlihat pada aktivitas trading.
Volume spot kripto asli di decentralized exchange turun sekitar 70% dalam setahun terakhir. Di sisi lain, volume trading spot RWA meningkat sekitar 220% pada periode yang sama, meski basisnya masih kecil.
Mengapa Perbedaan Ini Penting
Jean-Marie Mognetti, co-founder sekaligus CEO CoinShares, memandang pertumbuhan ini sebagai perubahan struktural, bukan siklus. Ia berpendapat bahwa jika kelas aset berkembang di tengah kondisi pasar induknya yang lesu, permintaannya didorong oleh kegunaan bukan spekulasi.
“Perbedaan ini adalah sinyal…tokenisasi bersifat struktural, bukan siklus,” ujar dia.
Ia juga menambahkan bahwa “kita masih berada di tahap awal.” Sekitar US$2,2 miliar dari pasar ekuitas global yang nilainya lebih dari US$100 triliun sudah ditokenisasi, angka yang setara dengan stablecoin pada tahun 2019.
Apakah tren ini akan berlanjut atau tidak sangat bergantung pada meningkatnya kegunaan, seiring semakin banyak kelas aset yang bergerak ke on-chain. Untuk saat ini, data menunjukkan aset yang ditokenisasi tumbuh dengan jalur mereka sendiri, terpisah dari pasar kripto secara umum.

