Peter Schiff Temukan “Pin Penentu” untuk Gelembung Bitcoin. Lagi

Ikhtisar:Peter Schiff mengatakan bahwa gelembung Bitcoin, bukan gelembung AI, merupakan bahaya yang sebenarnya, dan ia mendesak para holder untuk menjual karena BTC mengembalikan keuntungan jangka menengahnya.

Peter Schiff, advokat emas dan kritikus Bitcoin sejak lama, menyatakan bahwa pemilu paruh waktu AS menjadi “paku terakhir” bagi gelembung Bitcoin. Sementara pasar memperhatikan gelembung AI yang kini mulai kempis, ia mendesak para holder pada hari Kamis untuk segera menjual sekarang.

Berbeda dengan AI, Bitcoin sama sekali tidak punya nilai nyata, ujar Schiff. Seruannya muncul ketika BTC menghapus kenaikan setelah pemilu, usai Partai Demokrat memenangkan kedua kamar Kongres pada hari Selasa.

Kenapa Schiff Mengaitkan BTC dengan Trump?

While all the attention is focused on the deflating AI bubble, no one is talking about the Bitcoin bubble. The biggest difference between the two is that while AI has actual value, Bitcoin has none. The midterms supplied the final pin. Sell now before the air comes gushing out.

— Peter Schiff (@PeterSchiff) November 5, 2026

Peter Schiff. Source: X

Disponsori

Disponsori

Dalam balasan berikutnya, Schiff menyebut Donald Trump sebagai “presiden Bitcoin”. Menurutnya, segala hal yang merugikan Trump juga merugikan Bitcoin.

Ia juga menegaskan bahwa Partai Republik mendukung Bitcoin, sementara Partai Demokrat tidak. Untuk mendapatkan dukungan Demokrat, tambahnya, whale harus mengeluarkan biaya yang lebih besar dibandingkan biaya untuk membeli dukungan Republik.

Waktunya pun membuat peringatan tentang gelembung Bitcoin ini terasa makin berat. Setelah pemungutan suara pada hari Selasa, BTC sempat naik di atas US$80.800, tapi reli pasca pemilu berbalik arah dengan cepat dalam satu hari.

Pada hari Kamis, harga BTC melandai menuju US$75.500 seiring saham-saham teknologi mengalami aksi jual.

Performa Harga Bitcoin | Sumber: BeInCryptoApakah Peringatan Gelembung Bitcoin Mengabaikan Koreksi AI?

Tidak semua orang setuju dengan logika politik Schiff. Seorang pengguna membalas bahwa kedua partai tidak suka pusat data, sehingga penurunan AI sulit dikaitkan hanya pada persoalan politik.

Fakta di lapangan, produsen chip memimpin penurunan kapitalisasi pasar saham senilai US$2 triliun pada hari Kamis. Investor khawatir gubernur baru dari Partai Demokrat di Texas, Georgia, dan Ohio akan menghentikan proyek pembangunan pusat data. Bitcoin kemudian ikut jatuh bersama aset berisiko lainnya.

Sementara itu, exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot AS mencatat arus masuk bersih baru sebesar US$74,6 juta sehari setelah pemilu. Hal ini menunjukkan bahwa beberapa institusi masih terus membeli saat harga turun.

Selama lebih dari satu dekade, Schiff terus memperingatkan potensi kejatuhan Bitcoin. Catatan ini pernah diejek founder Binance CZ pada bulan Oktober lalu. Pada Februari, Schiff memperingatkan bahwa BTC bisa ambruk ke US$20.000 jika support di kisaran US$50.000 jebol. Tapi, Bitcoin masih bertahan jauh di atas level tersebut.

Saat ini, perdebatan soal gelembung Bitcoin pun bergeser ke Washington. Elizabeth Warren, salah satu kritikus aset kripto paling keras, siap memimpin Senate Banking mulai Januari mendatang. Kongres Demokrat juga akan mulai bertugas di bulan yang sama, dan agenda mereka bakal menjadi ujian apakah analisa politik Schiff benar-benar terjadi.

Disclaimer

Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
Sebelumnya

OJK Minta Investor Kripto Tetap Tenang, Peretasan Binance Seret Rp 115 Triliun

Selanjutnya

Data Ketenagakerjaan AS Lampaui Perkiraan, Bikin Harga Emas dan Bitcoin Turun