Cathie Wood Sebut AI Open Source Membuat OpenAI dan Anthropic Semakin Kaya, Bukan Miskin

Ikhtisar:Cathie Wood dari ARK Invest membalikkan narasi umum bahwa open-weight AI merugikan OpenAI dan Anthropic. Menurutnya, ancaman nyata model open-weight bukan menggantikan frontier AI, melainkan dimanfaatkan pelaku jahat untuk menyerang perusahaan, sehingga tekanan keamanan justru memaksa bisnis terus membeli AI kelas frontier demi perlindungan. Alhasil, OpenAI dan Anthropic makin diuntungkan, bukan tertinggal. Wood menyebut OpenAI, Anthropic, dan SpaceXAI berpeluang besar meraih mayoritas pendapatan AI berbasis model, dan ARK telah berinvestasi di ketiganya. Anthropic dikabarkan mengajukan S-1 dengan valuasi mendekati US$1 triliun, sementara OpenAI diperkirakan melantai September 2026. Semakin murah AI bagi penyerang, semakin besar kebutuhan akan perlindungan terbaik, menjadikan kedua perusahaan itu pemenang besar dari disrupsi open-source.

Pandangan umum mengatakan open-weight AI membawa dampak buruk bagi frontier labs seperti OpenAI dan Anthropic. Cathie Wood dari ARK Invest justru berpendapat sebaliknya. Open-weight AI model adalah model di mana penciptanya merilis parameter dasarnya secara publik. Jadi siapa pun bisa mengunduh, menjalankan, dan memodifikasi model ini di perangkat sendiri tanpa harus membayar akses.

Wood berpendapat ancaman nyata dari model open-weight bukan karena bisa menggantikan frontier AI, tapi karena pelaku jahat bisa memanfaatkannya untuk menyerang perusahaan. Menurut dia, tekanan keamanan ini akhirnya memaksa perusahaan untuk terus membeli AI kelas frontier demi perlindungan. Akibatnya, OpenAI dan Anthropic justru makin kaya, bukan semakin tertinggal.

Beberapa Model Justru Mendukung Ancaman

Analisis Wood membalikkan narasi investasi yang populer. Ketika model open-weight dari Meta, Mistral, dan DeepSeek semakin canggih, banyak orang percaya perusahaan akan beralih dari langganan frontier AI yang mahal.

Disponsori

Tanggapan Wood: Semakin kuat model open-weight, semakin besar pula permukaan serangan, sehingga perusahaan makin butuh frontier AI sebagai lapisan pertahanan.

AI Security Institute Inggris menemukan bahwa kemampuan siber model open-weight sekarang sudah setara dengan frontier AI dari empat hingga tujuh bulan lalu. Laporan primetime AI milik ARK pun menandai pengeluaran infrastruktur AI yang terus meningkat sebagai tren utama dekade ini.

Pilihan Wood untuk Pendulang Pendapatan Terbesar

Wood menyebut OpenAI, Anthropic, dan SpaceXAI sebagai perusahaan yang paling mungkin meraih sebagian besar pendapatan berbasis model AI. ARK sudah memiliki investasi di ketiganya.

“Ironisnya, bertolak belakang dengan narasi yang berkembang, model open-weight justru menjadi alasan penting mengapa OpenAI, Anthropic, dan pada akhirnya, menurut kami, SpaceXAI sangat mungkin mendapatkan mayoritas pendapatan AI berbasis model,” ujar Wood.

Anthropic sudah mengajukan S-1 dengan valuasi mendekati US$1 triliun, sementara OpenAI diperkirakan melantai di bursa pada September 2026. Teori Wood mengubah sudut pandang, di mana dua perusahaan ini bukan korban disrupsi open-source, melainkan pemenang terbesarnya.

Logika ini pun makin masuk akal dari waktu ke waktu. Semakin murah AI bagi penyerang, semakin perusahaan membutuhkan perlindungan terbaik yang tersedia.

Disclaimer

Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
Sebelumnya

Apakah penundaan Clarity sebuah berkah terselubung?: Kondisi Crypto

Selanjutnya

Raksasa pinjaman Solana, Jupiter, kini memungkinkan dolar yang sama menghasilkan dua kali lipat