Upbit, exchange aset kripto terbesar di Korea Selatan, mencatat penurunan volume mingguan sebesar 15,5% menjadi 8,35 triliun won. XRP melampaui Bitcoin dan USDT karena trader Korea lebih memilih token ini di tengah aktivitas pasar yang mulai melandai.
Volume yang lebih rendah biasanya berarti order book menjadi lebih tipis, sehingga pergerakan harga bisa semakin tajam saat ada pesanan besar masuk ke pasar yang likuiditasnya minim.
XRP Pimpin Pasar yang Melandai di Upbit
Volume perdagangan merupakan total nilai aset yang dibeli dan dijual di exchange selama periode tertentu. Angka mingguan Upbit turun ke 8,35 triliun won (~US$6,28 miliar), menurut Upbit DataLab.
Penurunan ini terjadi pada pekan yang berakhir 18 Oktober 2026. Hal ini menandakan pasar mulai melandai setelah periode yang sebelumnya lebih aktif di awal musim gugur.
Namun, detail yang paling mencolok terlihat dari data lebih dalam. Data CoinGecko menunjukkan XRP menjadi aset yang paling banyak diperdagangkan minggu ini, melampaui Bitcoin dan stablecoin USDT. Trader ritel Korea memang sudah lama menggemari XRP di pair won, dan data minggu ini kembali mempertegas pola tersebut.
Disponsori

Disponsori
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung.

Volume Perdagangan Upbit Turun ke 8,35 Triliun Won per Minggu. Sumber: Upbit DataLab
Meski secara keseluruhan likuiditas menipis, proporsi terbesar dari aktivitas yang tersisa justru terkonsentrasi pada XRP. Bitcoin pun harus puas di posisi kedua dan USDT di tempat ketiga.
Penguapan volume ini tidak hanya terjadi di Upbit. Data dari beberapa platform besar Korea Selatan menunjukkan penurunan kolektif yang lebih tajam, hampir 20% dibandingkan minggu sebelumnya. Dalam konteks ini, penurunan volume Upbit sebesar 15,5% terlihat cukup moderat.
Data harian memperlihatkan volume 24 jam di Upbit sempat berfluktuasi dari sekitar US$340 juta hingga lebih dari US$1,2 miliar. Fluktuasi ini kemudian mereda, membentuk total volume mingguan yang lebih sepi seperti yang dilaporkan tersebut.

Exchange Aset Kripto Teratas di Korea Selatan. Sumber: CoinGeckoApa yang Akan Terjadi Selanjutnya untuk Volume Upbit?
Volume yang lebih rendah secara umum berarti order book makin tipis, sehingga pergerakan harga bisa jadi lebih tajam jika ada order besar yang masuk ke pasar. Satu order besar bisa langsung memicu lonjakan atau penurunan harga di saat pasar sedang tipis. Trader yang mengamati Upbit perlu meninjau angka mingguan bersamaan dengan data harian untuk gambaran utuh.
Bagi trader yang mengamati persaingan antar exchange, angka DataLab menunjukkan pola yang kembali berulang.
Di Upbit, XRP kerap menantang bahkan menyalip Bitcoin, meski dari sisi kapitalisasi pasar dunia posisinya jauh di bawah.
Volume stablecoin yang masih tinggi juga menandakan trader melakukan rotasi antara aset berisiko dan token yang dipatok pada dolar ketika sentimen mulai menurun. Pergeseran ini membuat modal selalu siap bergerak kembali kapan saja.
Subscribe ke channel YouTube kami untuk menyaksikan pemimpin industri dan jurnalis berbagi wawasan ahli.

XRP Melampaui Bitcoin di Upbit Saat Volume Perdagangan Mingguan Turun Tajam. Sumber: CoinGecko
Ke depan, pelaku pasar akan memantau apakah volume mingguan bertahan di kisaran 8,35 triliun won, atau terus mengalami penurunan. Mereka juga akan memperhatikan apakah XRP bisa mempertahankan posisinya di puncak pada periode berikutnya.

