Kaum mager pasti seneng! Traveller ingin pesan hotel lewat metaverse.
Editor: Abdhan S.E Para traveller nampaknya sudah mulai tertarik dengan metaverse, dikarenakan pandemi yang membuat para penggemar traveling tak bisa bepergian, dan bersosial. Ini memiliki efek yang berpengaruh pada persona mereka. Banyak yang membuat mereka malah menjadi beruang yang berhibernasi dan anti-sosial yang hanya ingin berinteraksi dengan dunia digital. Aneh ya? Traveller ini tidak ingin merasa kaget dengan harus berinteraksi dengan orang-orang, dan menurut penelitian baru dari Oracle Hospitality, beberapa traveller memiliki rasa ketidak-mauan yang kuat untuk berinteraksi dengan orang-orang. Mereka yang berbuah menjadi traveller anti sosial ini, sekarang sebelum mereka berkomitmen dengan tempat atau kamarnya menginap. Mereka yang ingin memesan untuk berlibur, ingin memeriksa tempat mereka akan menginap melalui metaverse dulu. Sebanyak 73% orang yang di survey ingin hotel-hotel menawarkan teknologi yang membantu mereka mengurangi kontak dengan pekerja hotel. Mereka juga tak ingin banyak berinteraksi dengan tamu lain. Dan di laporan survey itu juga mengatakan, hampir ¾ wisatawan ingin memakai ponselnya untuk menjadi bagian dari pengalaman menginap mereka, termasuk check in dan out, pesan dan bayar makanan, dll. Ini tentunya merupakan kabar bagus untuk para pelaku bisnis perhotelan yang kekurangan staf tanpa mengganggu pelayanan terhadap para tamu bukan? Sekarang ini banyak diantara para traveller yang tak ingin staf menyentuh barang-barang mereka, ini